Korut Peringatkan Serangan Tanpa Ampun Jelang Latihan AS-Korsel

Minggu, 20 Agustus 2017 - 22:27 WIB
Korut Peringatkan Serangan...
Korut Peringatkan Serangan Tanpa Ampun Jelang Latihan AS-Korsel
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) mengeluarkan peringatan jelang latihan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel). Rezim Pyongyang menyebut latihan tersebut sebagai perilaku sembrono yang mendorong situasi ke dalam fase perang nuklir yang tidak terkendali.

"Pernyataan kelompok Trump tentang latihan perang nuklir nekat melawan DPRK adalah perilaku sembrono yang mendorong situasi ke dalam fase perang nuklir yang tidak terkendali," kata Rodong Sinmun, menggunakan akronim untuk Republik Rakyat Demokratik Korea, nama resmi negara tersebut.

Pyongyang juga menyatakan bahwa tentaranya dapat menargetkan AS kapan saja, dan tidak ada Guam, Hawaii atau daratan AS yang bisa menghindari serangan tanpa ampun.

Pernyataan ini menggambarkan Korut sebagai "pemilik terkuat" rudal balistik antar benua yang mampu menyerang daratan AS dari mana saja.

"Tentara Rakyat Korea menjaga kewaspadaan tinggi, siap untuk menahan musuh. Langkah ini akan mengambil langkah tegas bahkan saat tanda-tanda perang preventif terlihat," katanya seperti dikutip dari CNN, Minggu (20/8/2017).

Pernytaan itu tidak memberikan rincian tentang apa artinya "perang preventif".

Peringatan yang dimuat Rodong Sinmun, surat kabar resmi pemerintah Korut, datang sehari sebelum AS memulai latihan militer Uli Freedom Guardian dengan Korsel.

Ketegangan antara AS dan Korut telah berkembang dalam beberapa pekan terakhir.

Pekan lalu, Pyongyang mengatakan telah menyelesaikan sebuah rencana untuk menembakkan empat rudal ke wilayah Guam di AS. Media pemerintah melaporkan bahwa pemimpin Kim Jong-un akan menilai langkah AS selanjutnya sebelum memberikan perintah peluncuran.

"Kim akan melihat sedikit tindakan bodoh dan tolol dari orang Yankee," bunyi sebuah pernyataan Korut pekan lalu.

Korut telah menentang latihan militer tahunan AS dan Korsel karena dianggap sebagai praktik invasi. Namun, AS dan Korsel bersikeras jika latihan tersebut murni sebuah bentuk defensif.
(ian)
Berita Terkait
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
Korea Utara Bersiap...
Korea Utara Bersiap Ledakkan Jalan-jalan Menuju Korea Selatan
AS Bersumpah Bela Korea...
AS Bersumpah Bela Korea Selatan Jika Terjadi Agresi Korea Utara
Anaknya Ditahan Korut,...
Anaknya Ditahan Korut, Ini Curhat Ibu Tentara AS
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
1 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
6 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
6 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
7 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
8 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
9 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved