Bisa Akses Internet, Elite Korut Gemari Film Porno Indonesia

Jum'at, 18 Agustus 2017 - 15:41 WIB
Bisa Akses Internet,...
Bisa Akses Internet, Elite Korut Gemari Film Porno Indonesia
A A A
MONTREAL - Sebuah studi dari PornHub, server pornografi terbesar di dunia, mengungkap kebiasaan warga elite Korea Utara (Korut) yang dapat mengakses internet. Hasil stastik studi situs itu menyebut, para elite Pyongyang menggemari film dewasa Asia, termasuk dari Indonesia.

Selain film dewasa yang dibintangi perempuan Indonesia, film serupa dengan bintang asal Jepang, China, Mogolia, Korea dan Swedia juga jadi favorit mereka.

Penelitian server dewasa yang berbasis di Montreal, Kanada, ini menemukan bahwa sebagian besar pengunjung situsnya cenderung mencari film yang menampilkan bintang asal negara mereka sendiri.

Pornografi secara resmi dilarang di Korea Utara. Namun, menurut penelitian itu, namun beberapa ribu pengguna asal negara itu mengakses situs tersebut selama tahun 2016-2017.

Tak semua warga Korut bisa menikmati akses internet, melainkan hanya kalangan warga elite saja.

Warga biasa sebenarnya juga bisa mengakses internet, namuan hanya dapat melalui sistem intranet negara, Kwangmyog.

Pihak pengelola PornHub, seperti dilansir express.co.uk, Jumat (18/8/2017), mengatakan, 53 persen lalu lintas pengunjung situsnya berasal dari komputer desktop, 36 persen di telepon seluler dan 11 persen melalui tablet.

Pornografi sejatinya dijual secara terbuka di perbatasan China-Korea Utara, meskipun ada upaya rezim Pyongyang untuk menghentikan peredaran tersebut.

Perusahaan di bidang intelijen, Recorded Future, telah melakukan penyelidikan ekstensif yang memantau penggunaan internet di negara yang terisolasi itu selama tiga bulan.

“Banyak VPN (Virtual Private Network) dan VPS (Virtual Private Server) digunakan untuk mengaburkan penjelajahan, baik dari pemantauan internet pasif atau sensor domestik,” kata perusahaan itu, mengutip hasil penyelidikan.

”Satu VPN Amerika Serikat digunakan oleh iPad untuk memeriksa akun Gmail, mengakses Google Cloud, memeriksa akun Facebook dan MSN, dan melihat konten khusus dewasa,” lanjut perusahaan tersebut.

”VPN dan VPS lainnya digunakan untuk menjalankan Metasploit, melakukan pembelian dengan menggunakan bitcoin, mengecek Twitter, main video game, streaming video, mengirimkan dokumen ke Dropbox, dan menjelajahi Amazon.”
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Indonesia
Siap Perang Lawan Korsel,...
Siap Perang Lawan Korsel, 1,4 Juta Anak Muda Korut Daftar Tentara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Indonesia Vs Korea Utara, Siapa Kuat?
Timnas U-24 Asian Games...
Timnas U-24 Asian Games 2022 Keok Lawan Korea Utara
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
2 jam yang lalu
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
3 jam yang lalu
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
4 jam yang lalu
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
8 jam yang lalu
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
9 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved