Korut Batal Merudal Guam, Trump Puji Kim Jong-un

Kamis, 17 Agustus 2017 - 08:11 WIB
Korut Batal Merudal...
Korut Batal Merudal Guam, Trump Puji Kim Jong-un
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump memuji pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un atas keputusannya untuk tidak menembakkan peluru kendali (rudal) ke Guam, wilayah AS di Pasifik. Trump menyebut Kim Jong-un membuat keputusan yang sangat bijaksana.

Semula, militer Pyongyang mengancam akan menembakkan empat rudal jarak menengah ke Guam pada pertengahan Agustus ini. Ancaman terjadi saat kedua negara terlibat perang kata-kata. Namun, Kim pada Selasa (15/8/2017) lalu memutuskan menunda serangan sambil mengawasi perilaku AS.

”Kim Jong-un dari Korea Utara membuat keputusan yang sangat bijaksana dan beralasan,” tulis Trump di Twitter, pada hari Rabu waktu AS, yang dilansir Reuters, Kamis (17/8/2017).

”Alternatifnya pasti sangat buruk dan tidak bisa diterima!" lanjut Trump mengacu pada rencana serangan rudal Pyongyang jika nekat direalisasikan.

Baca: Nuklir Bukan Satu-satunya Senjata Horor di Gudang Senjata Korut

Ancaman serangan Korut terhadap Guam telah memicu Trump untuk membuat ancaman yang lebih keras, di mana Trump saat itu memastikan bahwa opsi militer AS untuk rezim Kim Jong-un sudah “terkunci dan tersaji”.

Korea Utara telah lama mengabaikan peringatan dari Barat dan dari sekutu utamanya, China, untuk menghentikan uji coba nuklir dan rudalnya yang bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa sudah saatnya untuk membatalkan retorika dan diplomasi ‘dial-up’ di Korea Utara. Guterres mengatakan kepada Rusia, Jepang, AS, China dan Korea Utara dan Korea Selatan bahwa dia bersedia membantu jadi broker perundingan.

”Kantor saya selalu tersedia, dan saya sampaikan pesan ini kemarin kepada perwakilan perundingan enam negara,” kata Guterres kepada wartawan. ”Solusi untuk krisis ini harus bersifat politis. Konsekuensi potensial dari tindakan militer terlalu mengerikan bahkan untuk direnungkan.”
(mas)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
23 menit yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
48 menit yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
1 jam yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
1 jam yang lalu
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
2 jam yang lalu
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
2 jam yang lalu
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved