Rakyat Dukung Kim Jong-un jika Perang Apokaliptik dengan AS

Jum'at, 11 Agustus 2017 - 02:11 WIB
Rakyat Dukung Kim Jong-un...
Rakyat Dukung Kim Jong-un jika Perang Apokaliptik dengan AS
A A A
PYONGYANG - Puluhan ribu warga Korea Utara (Korut) berkumpul di Kim Il Sung Square, Pyongyang, pada hari Rabu untuk memuji pemimpin mereka Kim Jong-un yang berseteru dengan Amerika Serikat (AS). Rakyat Kim mendukung jika negara mereka harus konfrontasi apokaliptik dengan Washington.

Demo besar-besaran warga Korut itu terjadi di tengah meningkatnya ancaman rezim Kim Jong-un untuk menyerang wilayah AS di Guam dan retorika perang yang diumbar Presiden Donald Trump untuk mengekang program senjata nuklir Pyongyang.

Foto-foto demo akbar rakyat Pyongyang telah dirilis kantor berita negara, KCNA. Media itu juga merilis pernyataan pemerintah Kim yang menyebut Donald Trump sudah “kehilangan akal” dan “hanya kekuatan absolut yang dapat menimpanya”.

Tentara militer bersenjata granat dan senapan juga ambil bagian dalam demo besar di Pyongyang.

“Trump mengeluarkan banyak omong kosong tentang 'api dan amarah’. Dialog tidak mungkin dilakukan oleh orang seperti itu yang tidak memiliki akal dan hanya kekuatan absolut yang dapat menimpanya,” tulis KCNA mengutip pernyataan pemerintah Kim Jong-un.

Baca juga: Horor Guam jika Dibom Nuklir Korut dan Pyongyang Dibom Nuklir AS

Slogan-slogan propaganda disuarakan warga Korut yang mendukung pemimpin muda mereka.”Ayo jadikan peluru dan bom yang dengan setia membela Pemimpin Tertinggi Kemanusiaan Kim Jong Un!" bunyi salah satu slogan yang disuarakan demonstran.

“Kami mendukung penuh pernyataan pemerintah DPRK yang dengan tegas menolak resolusi sanksi terhadap DPRK!,” bunyi slogan dari demonstran lain, seperti dilansir Daily Mirror, semalam (10/8/2017).

Kim Ki Nam, anggota Komisi Urusan Negara DPRK dan Wakil Ketua Komite Pusat Partai Buruh (WPK), ikut memberikan dukungan terhadap Kim melalui sebuah pernyataan.

”Kami akan semakin meningkatkan kekuatan untuk menghapus sumber ketidakadilan dan kejahatan saat ini karena tindakan seperti gangster AS telah mencapai puncaknya, dan dengan jelas menunjukkan nasib buruk dan menyedihkan yang mereka hadapi, DPRK harus menghadapinya,” tulis dia.

Sementara itu, Wakil Asisten Presiden Trump, Sebastian Gorka, kepada Fox News mengatakan bahwa menargetkan Amerika seperti halnya melakukan bunuh diri.

“Anda jangan berperang dengan Amerika, siapapun Anda, kecuali jika Anda ingin melakukan bunuh diri,” katanya.

”Kami bukan hanya negara superpower, kami adalah seorang hyperpower. Sejarah dunia belum pernah melihat sebuah negara sekuat bangsa kami yang besar,” katanya.

“Karena itu, Korea Utara perlu memahami bahwa pemerasan harus berhenti.”
(mas)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
12 menit yang lalu
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
34 menit yang lalu
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
56 menit yang lalu
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
1 jam yang lalu
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
3 jam yang lalu
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved