Rusia Benarkan Pesawat Pengintai Mereka Terbang di Atas Ibukota AS

Kamis, 10 Agustus 2017 - 19:14 WIB
Rusia Benarkan Pesawat...
Rusia Benarkan Pesawat Pengintai Mereka Terbang di Atas Ibukota AS
A A A
MOSKOW - Rusia membenarkan laporan yang menyebut pesawat pengintai mereka terbang di atas ibukota Amerika Serikat (AS), Washington DC. Menurut Moskow, penerbangan ini sah dan tidak berbahaya, karena pesawat itu tidak membawa senjata.
"Tujuan dari penerbangan semacam itu adalah untuk melihat bagaimana berbagai kesepakatan pengendalian senjata diterapkan, kendali atas kegiatan militer dilaksanakan," kata Wakil Ketua Komite Pertahanan dan Keamanan Dewan Federasi Rusia, Vladimir Dzhabarov.
"Penerbangan semacam itu tidak dapat menimbulkan bahaya ke sisi lain, karena tidak ada senjata di atas pesawat tersebut," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (10/8).
Dzhabarov kemudian menekankan bahwa penerbangan semacam itu adalah praktik umum, dan pesawat AS juga sering melakukan penerbangan pengamatan di wilayah Rusia, dengan dikoordinasikan dengan Kementerian Pertahanan.
"Tapi mengingat histeria anti-Rusia yang menyebar ke seluruh Amerika, setiap penerbangan semacam ini dianggap sebagai gangguan dan serangan yang dilakukan oleh Rusia," tukasnya.
Rusia dan AS sendiri sejatinya memang sebuah perjanjian yang ditandatangi pada tahun 1992 yang dikenal sebagai Perjanjian Open Skies, yang memungkinkan AS, dan Rusia untuk melakukan penerbangan pengintaian di wilayah masing-masing.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
24 menit yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
1 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
1 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
2 jam yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
4 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
5 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved