AS Bakal Gelar Pembicaraan PBB Soal Sanksi Korut

Jum'at, 04 Agustus 2017 - 03:17 WIB
AS Bakal Gelar Pembicaraan...
AS Bakal Gelar Pembicaraan PBB Soal Sanksi Korut
A A A
NEW YORK - Sejumlah diplomat PBB mengatakan Amerika Serikat (AS) bakal segera memperluas perundingan untuk menjatuhkan sanksi yang lebih kuat terhadap Korea Utara (Korut). Ini menandakan kemungkinan AS telah mencapai kata sepakat dengan China terkait soal sanksi terbaru tersebut.

"Kami telah bekerja sangat keras untuk beberapa lama dan kami tentu berharap ini akan menjadi keputusan konsensus," kata Duta Besar China untuk PBB, Liu Jieyi, dikutip dari Reuters, Jumat (4/8/2017).

Beberapa diplomat mengatakan AS akan segera memberikan rancangan resolusi tersebut kepada 15 anggota Dewan Keamanan PBB.

Biasanya, AS dan China telah menyetujui sanksi terhadap Korut sebelum secara formal melibatkan anggota dewan lainnya. Sebuah resolusi membutuhkan sembilan suara dukungan dan tidak ada veto oleh AS, China, Rusia, Prancis atau Inggris untuk diadopsi.

AS secara informal menjaga Inggris dan Prancis dalam perundingan, sementara Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley mengatakan bahwa China telah membagikan draft tersebut dan bernegosiasi dengan Rusia.

Pada akhir pekan lalu, Haley mengatakan bahwa AS telah selesai berbicara tentang Korut dan China harus memutuskan apakah mereka bersedia untuk kembali menerapkan sanksi PBB yang lebih kuat.

Namun, Rusia mencatat bahwa lima negara pemegang hak veto permanen (P5) belum secara formal membahas draft tersebut. Tidak segera jelas apakah hubungan buruk antara Rusia dan AS, terkait pemberlakukan sanksi sepihak yang baru terhadap Moskow, akan menghambat perundingan.

"Bahkan jika ada kesepakatan antara AS dan China, bukan berarti ada kesepakatan antara anggota P5," kata Duta Besar U.N. Vassily Nebenzia dari Rusia, yang bertemu dengan Liu sebelumnya dan mendiskusikan kemungkinan resolusi.

"Mungkin ada kesepakatan bilateral (antara Beijing dan Washington), tapi itu bukan masalah universal," katanya, seraya menambahkan bahwa sementara dia mengetahui apa yang mungkin ada dalam resolusi yang tidak dia lihat dalam draft seperti sekarang.

Misi AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa menolak berkomentar.

Pekan lalu Haley mengatakan bahwa keterlibatan Rusia dalam rancangan resolusi tersebut akan menjadi "ujian sejati". Moskow tidak setuju dengan penilaian oleh kekuatan Barat bahwa Pyongyang telah meluncurkan dua rudal jarak jauh, namun mereka mengatakan bahwa mereka berada pada jarak menengah.

Diplomat mengatakan China dan Rusia hanya melihat sebuah uji coba rudal jarak jauh atau senjata nuklir sebagai pemicu untuk sanksi PBB lebih lanjut.

Korut telah mendapat sanksi PBB sejak tahun 2006 karena rudal balistik dan program nuklirnya dan Dewan Keamanan PBB telah menaikkan langkah-langkah untuk menanggapi lima uji coba senjata nuklir dan dua rudal jarak jauhnya.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
AS Minta China Bantu...
AS Minta China Bantu Tekan Korut untuk Lakukan Denuklirisasi
Berita Terkini
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
27 menit yang lalu
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
3 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
4 jam yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
4 jam yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
5 jam yang lalu
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
5 jam yang lalu
Infografis
Musuh-musuh Utama AS...
Musuh-musuh Utama AS dan NATO akan Gelar Latihan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved