Cina Sebut India Bangun Pasukan di Wilayah Perbatasan

Jum'at, 04 Agustus 2017 - 00:32 WIB
Cina Sebut India Bangun...
Cina Sebut India Bangun Pasukan di Wilayah Perbatasan
A A A
BEIJING - Kementerian Luar Negeri China mengatakan India telah membangun pasukan dan memperbaiki jalan di sepanjang perbatasannya. India melakukan hal itu di tengah situasi yang semakin menegangkan di wilayah perbatasan kedua negara di sebelah kerajaan Bhutan di Himalaya.

Ketegangan di sebuah dataran tinggi di sebelah negara Sikkim yang bergunung-gunung di pegunungan yang berbatasan dengan China, telah meningkatkan ketegangan kedua negara bertetangga itu. China dan India memiliki perbatasan sepanjang 3.500 km di mana sebagian besar masih mengundang perdebatan.

"Sudah lebih dari sebulan sejak kejadian tersebut, dan India masih tidak hanya tinggal di wilayah China secara ilegal, juga memperbaiki jalan, menimbun persediaan, mengumpulkan sejumlah besar personil bersenjata," Kementerian Luar Negeri China mengatakan dalam sebuah pernyataan.

"Ini tentu bukan untuk perdamaian," sambung pernyataan itu seperti disitat dari Reuters, Jumat (4/8/2017).

Awal bulan Juni, menurut penafsiran peristiwa China, penjaga India menyeberang ke wilayah Donglang China dan melakukan pekerjaan yang terhalang di sebuah jalan di dataran tinggi.

Pasukan kedua belah pihak kemudian saling berhadapan satu sama lain di dekat sebuah lembah yang dikuasai oleh China yang memisahkan India dari sekutu dekatnya, Bhutan, dan memberi akses China ke Chicken Neck, sebidang tanah tipis yang menghubungkan India dan wilayah timur lautnya yang terpencil.

India telah mengatakan bahwa China memperingatkan pembangunan jalan di dekat perbatasan bersama mereka akan memiliki implikasi keamanan yang serius.

Meskipun ada banyak pernyataan diplomatik China, kementerian luar negeri mengatakan, India tidak hanya menarik pasukannya tetapi juga telah melakukan tuntutan yang tidak masuk akal dan tidak tulus mengenai sebuah resolusi.

"Jika India benar-benar menghargai perdamaian, seharusnya segera menarik personilnya yang secara ilegal melintasi perbatasan ke sisi India," kata Kementerian Luar Negeri China.

Kementerian pertahanan China bulan lalu memperingatkan India untuk tidak menyimpan ilusi tentang kemampuan militer China guna mempertahankan wilayahnya.

Perdana Menteri India Narendra Modi akan berkunjung ke China pada awal September untuk menghadiri pertemuan puncak pemimpin BRICS.

Pejabat India mengatakan sekitar 300 tentara dari kedua sisi saling berhadapan sekitar 150 meter di dataran tinggi.

Mereka mengatakan bahwa kedua diplomat kedua belah pihak diam-diam berusaha untuk mencegah agar eskalasi tidak terus meningkat, dan bahwa duta besar India untuk Beijing memimpin usaha menemukan jalan bagi kedua belah pihak untuk mundur tanpa kehilangan muka.

Media pemerintah China telah memperingatkan India akan nasib yang lebih buruk daripada kekalahan yang diderita dalam perang perbatasan singkat pada tahun 1962. Militer China telah mengadakan latihan perang di dekat daerah yang disengketakan tersebut, kata mereka bulan lalu.
(ian)
Berita Terkait
Pasca Bentrok dengan...
Pasca Bentrok dengan India, China Bawa Mesin ke Gunung Himalaya
Tensi Belum Turun, China...
Tensi Belum Turun, China Sudah Berani Mengklaim Lembah Galwan
India: Sekitar 40 Tentara...
India: Sekitar 40 Tentara China Tewas Dalam Bentrokan di Perbatasan
India Tegaskan Tolak...
India Tegaskan Tolak Klaim China atas Lembah Galwan
Tingkatkan Kekuatan...
Tingkatkan Kekuatan Tentaranya, China Kirim Pelatih Bela Diri ke Perbatasan
China-India Sepakat...
China-India Sepakat Berhenti Kirim Pasukan ke Perbatasan Himalaya
Berita Terkini
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
58 menit yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
1 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
2 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
4 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
5 jam yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Memiliki...
10 Negara yang Memiliki Wilayah Paling Luas di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved