Istri Pemimpin Taliban: Perkawinan Anak Cegah Hancurnya Moral

Kamis, 03 Agustus 2017 - 11:30 WIB
Istri Pemimpin Taliban:...
Istri Pemimpin Taliban: Perkawinan Anak Cegah Hancurnya Moral
A A A
ISLAMABAD - Kelompok Taliban untuk pertama kalinya menerbitkan majalah khusus perempuan di Pakistan. Majalah itu memuat pembenaran perkawinan anak dengan dalih mencegah hancurnya moral.

Majalah bernama “Sunnata Khawla” terbit pada hari Selasa lalu. Majalah tersebut bertujuan untuk meyakinkan para perempuan untuk bergabung dengan kelompok Taliban dalam mengejar apa yang mereka sebut sebagai “jihad”.

Sampul majalah menampilkan perempuan yang mengenakan burqa, busana tradisional yang menutupi seluruh tubuh termasuk wajah.

Perkawinan anak menjadi isu pertama yang diangkat majalah dengan menampilkan wawancara istri pemimpin Taliban yang ditulis dalam kondisi anonim.
Dalam wawancara, istri pemimpin Taliban itu mengaku dinikahi saat usianya baru 14 tahun.

“Saya bertanya kepada Anda, mengapa semua hiruk pikuk di mana-mana tentang perkawinan anak-anak. Kita perlu memahami bahwa jika kita meninggalkan anak laki-laki dan perempuan yang sudah dewasa tanpa menikah untuk waktu yang lama, mereka mungkin menjadi sumber penghancuran moral di masyarakat,” katanya.

Editorial majalah tersebut secara terbuka menyerukan kepada para perempuan muslim untuk bergabung dengan mereka. ”Kami ingin mendesak wanita muslim untuk maju dan bergabung dalam garis pertempuran kami,” bunyi editorial majalah tersebut, seperti dikutip dari AFP, Kamis (3/8/2017).

Publikasi majalah itu tersedia dalam teks berbahasa Urdu dan Inggris. Taliban menawarkan cetakan dalam bahasa ganda dengan harapan memiliki lebih banyak anggota baru untuk bergabung dengan pasukan mereka.

Versi bahasa Inggris menampilkan sebuah artikel dari seorang dokter Pakistan yang berjudul "My Journey from Ignorance to Awareness”. Dalam artikelnya, dia menyoroti keputusannya untuk menolak pendidikan Barat dan memilih mengadopsi perspektif ekstremis.

Taliban sebelumnya telah aktif di media sosial Facebook dan Twitter, sampai akhirnya akun halaman media sosial mereka ditutup.
(mas)
Berita Terkait
Potret Anak-anak Anggota...
Potret Anak-anak Anggota Taliban Tenteng Senjata di Tengah Salju
Tokoh Senior Taliban...
Tokoh Senior Taliban Tiba di Afghanistan dari Tempat Pengasingan
Tenteng Senjata, Pasukan...
Tenteng Senjata, Pasukan Taliban Patroli di Bandara Kabul
Taliban Kuasai Kabul,...
Taliban Kuasai Kabul, Ribuan Warga Afghanistan Serbu Bandara untuk Melarikan Diri
Gubernur Perempuan Afghanistan...
Gubernur Perempuan Afghanistan Dilaporkan Ditangkap Taliban
Berantas ISIS, Taliban...
Berantas ISIS, Taliban Manfaatkan CCTV Peninggalan AS untuk Operasi Intelijen
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
25 menit yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
1 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
3 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
3 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
5 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
8 jam yang lalu
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved