Inggris Cabut Kewarganegaraan 150 Teroris dan Penjahat

Minggu, 30 Juli 2017 - 16:13 WIB
Inggris Cabut Kewarganegaraan...
Inggris Cabut Kewarganegaraan 150 Teroris dan Penjahat
A A A
LONDON - Inggris telah mencabut kewarganegaraan lebih dari 150 teroris dan penjahat lainnya. Selain itu, mereka juga dilarang untuk kembali ke Inggris.

"Pemerintah telah meningkatkan 'perintah perampasan' di tengah kekhawatiran runtuhnya kelompok teror Negara Islam (ISIS) yang akan menyebabkan masuknya militan dari Suriah," seperti di sadur The Guardian dari Sunday Times, Minggu (30/7/2017).

Mengutip data resmi dan sumber keamanan, surat kabar tersebut mengatakan bahwa lebih dari 40 tersangka telah dihilangkan haknya untuk mendapatkan paspor tahun ini, dengan sekitar 30 diantaranya telah ditargetkan sejak Maret.

Sunday Times menambahkan bahwa mereka yang dicabut kewarganegaraanya termasuk yang ikut dalam kelompok bersenjata dan "pengantin jihadis" yang telah melakukan perjalanan ke Syria.

Mereka semua adalah warga negara ganda, termasuk orang-orang Inggris yang memiliki orang tua dari berbagai negara, karena pemerintah Inggris tidak dapat mengambil kewarganegaraan jika akan menyebabkan seorang tersangka tidak memiliki kewarganegaraan.

"Ada banyak sekali orang yang kami temukan yang tidak akan pernah pulang ke rumah lagi. Preferensi nomor satu kami adalah membuat mereka diadili. Jika kita tidak berpikir itu mungkin, kita menggunakan teknik gangguan," ucap seorang sumber keamanan senior mengatakan kepada Sunday Times.

Pekan lalu pemerintah Inggris mengungkapkan hanya enam tersangka di negara itu yang tidak dapat dideportasi atau diadili dikenai tindakan pencegahan dan investigasi terorisme.

"Penuntutan dan keyakinan selalu menjadi pilihan kami untuk berurusan dengan teroris. Tpims (tindakan pencegahan dan investigasi terorisme) adalah satu dari sekian kekuatan yang bisa kita gunakan untuk mengganggu aktivitas terkait terorisme di mana penuntutan tidak memungkinkan," ujar Menteri keamanan, Ben Wallace
(ian)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
1 jam yang lalu
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
2 jam yang lalu
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
3 jam yang lalu
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
4 jam yang lalu
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
5 jam yang lalu
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
6 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved