Pasukan Israel Tahan 32 Warga Palestina di Tepi Barat
Senin, 24 Juli 2017 - 01:30 WIB
Pasukan Israel Tahan 32 Warga Palestina di Tepi Barat
A
A
A
RAMALLAH - Pasukan pendudukan Israel menahan 32 warga Palestina di berbagai wilayah Tepi Barat. Hal itu dikatakan Kelompok Tahanan Palestina dalam sebuah pernyataan.
"Seorang anggota parlemen Palestina dan dua perempuan di bawah umur termasuk di antara mereka yang ditangkap oleh tentara Israel," kata pernyataan tersebut seperti dikutip dari Xinhua, Senin (24/7/2017).
"Penangkapan dilakukan di kantor gubernur Hebron, Qalqilya, Yerikho, Nablus, Jenin dan Betlehem," sambung pernyataan tersebut.
Selain itu, menurut pernyataan itu, pasukan Zionis juga menangkap anggota parlemen Palestina Omar Abdel Razek di kota Salfit. Sementara itu, tentara Israel juga menangkap Salah Tayeh, seorang aktivis dari Colonization and Wall Resistance Commission.
Aksi penangkapan ini dilakukan pasca bentrokan antara pasukan pendudukan dengan warga Palestina di kompleks Masjid al-Aqsa. Sedikitnya empat orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka akibat bentrokan tersebut.
Insiden ini mengundang reaksi dari dunia internasional. Sejumlah negara mengutuk aksi brutal pasukan Zionis terhadap warga Palestina yang berujung pada jatuhnya korban jiwa. Sekjen PBB, Antonio Guterres, pun menyerukan dilakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.
Baca juga:
Kecam Aksi Kalap Israel, Sekjen PBB Serukan Penyelidikan
"Seorang anggota parlemen Palestina dan dua perempuan di bawah umur termasuk di antara mereka yang ditangkap oleh tentara Israel," kata pernyataan tersebut seperti dikutip dari Xinhua, Senin (24/7/2017).
"Penangkapan dilakukan di kantor gubernur Hebron, Qalqilya, Yerikho, Nablus, Jenin dan Betlehem," sambung pernyataan tersebut.
Selain itu, menurut pernyataan itu, pasukan Zionis juga menangkap anggota parlemen Palestina Omar Abdel Razek di kota Salfit. Sementara itu, tentara Israel juga menangkap Salah Tayeh, seorang aktivis dari Colonization and Wall Resistance Commission.
Aksi penangkapan ini dilakukan pasca bentrokan antara pasukan pendudukan dengan warga Palestina di kompleks Masjid al-Aqsa. Sedikitnya empat orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka akibat bentrokan tersebut.
Insiden ini mengundang reaksi dari dunia internasional. Sejumlah negara mengutuk aksi brutal pasukan Zionis terhadap warga Palestina yang berujung pada jatuhnya korban jiwa. Sekjen PBB, Antonio Guterres, pun menyerukan dilakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.
Baca juga:
Kecam Aksi Kalap Israel, Sekjen PBB Serukan Penyelidikan
(ian)