Partai Komunis China Haramkan Anggotanya Memeluk Agama

Kamis, 20 Juli 2017 - 06:43 WIB
Partai Komunis China...
Partai Komunis China Haramkan Anggotanya Memeluk Agama
A A A
BEIJING - Partai Komunis China (CPC) menginginkan setiap anggotanya untuk melepaskan agama dan kepercayaan. Jika menolak, mereka akan menghadapi hukuman.

Aturan itu disampaikan Direktur Adiministrasi Negara untuk Urusan Agama (State Administration for Religious Affairs/SARA), Wang Zuoan. Dia menuliskan ketentuan itu dalam jurnal politik utama CPC, Qiushi atau ”Seeking Truth”.

”Anggota partai seharusnya tidak memiliki keyakinan agama, yang merupakan garis merah untuk semua anggota,” tulis Wang.

“Anggota partai harus bersikap ateis Marxis yang teguh, mematuhi peraturan partai dan berpegang pada kepercayaan partai . Mereka tidak diizinkan untuk mencari nilai dan kepercayaan pada agama,” lanjut Wang.

”Pejabat yang memiliki keyakinan agama harus dibujuk untuk melepaskannya, dan mereka yang menolak akan dihukum oleh organisasi partai,” imbuh Wang, yang dikutip Economic Times, semalam (19/7/2017).

Baca: Inspektur Top Anti-Korupsi Ungkap Payahnya Partai Komunis China

China secara resmi merupakan negara ateis namun pemerintah yang dikelola CPC mengakui lima agama, yakni Buddha, Islam, Taoisme, Kristen Protestan dan Katolik.

Di bawah Konstitusi China, warga negara memiliki kebebasan untuk mengikuti agama pilihan mereka. Namun, pada kenyataannya, kebebasan beragama sangat dibatasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah melakukan tindakan keras untuk membatasi praktik agama Islam di Daerah Otonomi Xinjiang Uyghur (XUAR).

Pernyataan Wang di Qiushi terindikasi merupakan usaha terbaru untuk mengekang kebebasan individu. Tulisannya hampir mirip dengan pesan yang disampaikan Presiden Xi Jinping pada awal tahun ini.

”Kami harus terus-menerus menjaga infiltrasi dari luar negeri melalui cara-cara keagamaan dan mencegah pelanggaran ideologis oleh ekstremis,” kata Xi pada sebuah konferensi tentang agama.

Dalam artikel tersebut, Wang menulis; "Beberapa kekuatan asing telah menggunakan agama untuk menyusup ke China. Ekstremisme dan aktivitas keagamaan ilegal menyebar di beberapa tempat, yang telah mengancam keamanan nasional dan stabilitas sosial.”

“Agama harus dikendalikan. Kita harus membimbing kelompok-kelompok agama dan individu dengan nilai-nilai inti sosialis dan budaya tradisional China yang sangat baik dan mendukung kelompok agama untuk menggali doktrin mereka untuk menemukan bagian-bagian yang bermanfaat bagi harmoni dan pembangunan sosial,” imbuh Wang.

Jumlah anggota CPC pada akhir tahun 2016 mencapai sekitar 89 juta jiwa. Aturan ini membuat mereka menjadi ateis.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
9 menit yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
1 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
2 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
3 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
3 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
4 jam yang lalu
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved