Dubes Mansyur Minta Sierra Leone Dukung RI Jadi Anggota Tak Tetap DK PBB

Selasa, 18 Juli 2017 - 10:42 WIB
Dubes Mansyur Minta...
Dubes Mansyur Minta Sierra Leone Dukung RI Jadi Anggota Tak Tetap DK PBB
A A A
FREETOWN - Duta Besar (dubes) Indonesia untuk Dakar dan Republik Sierra Leone, Mansyur Pangeran, meminta Presiden Sierra Leone Ernest Bai Koroma mendukung Indonesia menjadi Anggota Tak Tetap Dewan Keamanan PBB.

Permintaan itu disampaikan saat Dubes Mansyur menyampaikan surat kepercayaan sebagai Duta Besar Indonesia kepada Presiden Koroma di Istana Negara Republik Sierra Leone di Freetown, 14 Juli 2017.

Pada hari yang sama, empat dubes dari negara-negara sahabat lainnya yaitu Pantai Gading (domisili di Freetown), Senegal dan Maroko (domisili di Conakry) serta Uni Emirat Arab (domisili di Dakar) juga menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Sierra Leone.

Saat bertemu Presiden Koroma, Dubes Mansyur menyampaikan salam hangat Presiden Indonesia Joko Widodo dan rakyat Indonesia. Dia menyamapaikan bahwa Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan hubungan dan kerja sama dengan Sierra Leone.

Pemerintah Indonesia, lanjut Mansyur, juga berterima kasih atas kunjungan Presiden Koroma ke Indonesia pada bulan April 2015 dalam rangka menghadiri Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika di Jakarta dan Bandung.

Ucapan senada juga disampaikan kepada Menteri Luar Negeri Sierra Leone, Samura MW Kamara yang telah menghdiri “The 5th Extra Ordinary Summit of Organization of Islamic Conference (OIC) on Palestine” di Jakarta, 6-7 Maret 2016.

Menurut Dubes Mansyur, Sierra Leone berkomitmen untuk membuka perwakilan di Jakarta. “Hubungan Indonesia-Sierra Leone selama ini telah berjalan sangat baik, kedua negara saling memberikan dukungan atas pencalonan masing-masing negara di posisi tertentu di Organisasi Internasional,” kata diplomat Indonesia ini dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Selasa (18/7/2017).

Dia melanjutkan, pemerintah Indonesia saat ini sedang mencalonkan diri untuk menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB Periode 2019-2020. ”Oleh karenanya, Pemerintah Indonesia mengharapkan dukungan dari Pemerintah Sierra Leone,” ujarnya.

Di bidang ekonomi, Dubes Mansyur menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara yang telah berjalan cukup baik namun belum tergarap maksimal. Dia akan mengupayakan kerja sama antara kedua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) dan saling kunjung pengusaha kedua negara.

Diplomat Indonesia ini juga menawarkan kerja sama di bidang industri strategis seperti PT DI di bidang kedirgantaraan, PT PAL dalam industri perkapalan, PT INKA untuk industri perkeretaapian, dan PT Pindad di bidang militer.
(mas)
Berita Terkait
Bek Chelsea Antonio...
Bek Chelsea Antonio Rudiger Dukung Sierra Leone di Piala Afrika 2021
Edan! Klub Sepak Bola...
Edan! Klub Sepak Bola Sierra Leone Menang 91-1 dan 95-0
Truk Tanki BBM Meledak...
Truk Tanki BBM Meledak di Ibu Kota Sierra Leone, 91 Orang Tewas
Adukan Bos BUMN ke KPAI,...
Adukan Bos BUMN ke KPAI, Siapakah Era Setyowati alias Sierra?
Dari Jadi SPG Konter...
Dari Jadi SPG Konter HP hingga Ikuti Kontes Kecantikan, Ini Berbagai Gaya Cantik Sierra
Intip 3 Potret Kedekatan...
Intip 3 Potret Kedekatan Era Setyowati dan Prof Muradi
Berita Terkini
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
34 menit yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
55 menit yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
2 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
3 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
4 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
4 jam yang lalu
Infografis
Jadi Jantung Ekonomi...
Jadi Jantung Ekonomi RI, Jumlah Kelas Menengah Turun Drastis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved