Filipina Berencana Perpanjang Darurat Militer

Senin, 17 Juli 2017 - 18:11 WIB
Filipina Berencana Perpanjang...
Filipina Berencana Perpanjang Darurat Militer
A A A
MANILA - Pemerintah Filipina berencana untuk memperpanjang masa darurat militer di Mindanao. Rencana ini muncul setelah adanya rekomendasi dari Polisi Nasional dan Angkatan Bersenjata Filipina kepada Presiden Rodrigo Duterte.
Kepala Polisi Filipina, Ronald dela Rosa mengatakan pada Jumat lalu, mereka menyerahkan dokumen posisi yang menyatakan pendirian mereka pada perpanjangan darurat militer, yang dimulai pada 23 Mei. Namun, dia tidak mengatakan berapa lama perpanjangan masa darurat militer itu.
Dia mengatakan perpanjangan itu dimaksudkan tidak hanya untuk menyingkirkan militan-militan yang tersisa di Marawi, tetapi juga memenjarakan politisi yang terlibat dalam perdagangan narkoba ilegal dan mendukung para teroris.
"Kami masih harus mempertanggungjawabkan politisi yang terlibat narkoba yang diidentifikasi, yang kami percaya mendukung penyebab kelompok Maute yang masih dalam jumlah besar," kata Dela Rosa, seperti dilansir Anadolu Agecy pada Senin (17/7).
Kepala pertahanan dan administrator darurat militer Delfin Lorenzana mengkonfirmasi pengajuan rekomendasi tersebut ke kantor kepresidenan, yang mencakup masukan dari polisi dan militer.
Lorenzana menolak memberikan rincian rekomendasi tersebut, dengan mengatakan bahwa presiden harus mempertimbangkannya. "Kami harus menunggu keputusan presiden atas masalah ini," kata Lorenzana.
Dalam sebuah pernyataan baru-baru ini, Duterte tidak mengindikasikan perlunya memperpanjang darurat militer. Namun, ia mengaku bahwa dia memerlukan dua minggu lagi untuk mengakhiri krisis di Marawi.
Duterte memberlakukan darurat militer di pulau Mindanao pada tanggal 23 Mei menyusul pengepungan yang dilakukan oleh kelompok Maute yang terkait ISIS di kota Marawi. Darurat militer tersebut direncanakan akan berlangsung selama 60 hari.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
17 menit yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
1 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
2 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
3 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
4 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved