Indonesia Berhasil Mendorong Pengesahan Traktat Pelarangan Senjata Nuklir

Sabtu, 08 Juli 2017 - 22:51 WIB
Indonesia Berhasil Mendorong...
Indonesia Berhasil Mendorong Pengesahan Traktat Pelarangan Senjata Nuklir
A A A
JENEWA - Konferensi PBB bagi Perundingan Traktat Pelarangan Senjata Nuklir yang berlangsung di Markas Besar PBB di New York akhirnya berhasil mengesahkan “Treaty on the Prohibition of Nuclear Weapons” (Traktat Pelarangan Senjata Nuklir). Pengesahan itu dilakukan pada Jumat (7/7/2017).

Keberhasilan Konferensi PBB dalam pengesahan Traktat ini tidak lepas dari peran aktif Indonesia dimana Duta Besar Hasan Kleib, Wakil Tetap RI pada PBB, WTO dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, Swiss, menjabat sebagai Wakil Presiden Konferensi tersebut. Sebagai Wakil Presiden Konferensi, Duta Besar Hasan Kleib telah memainkan peran yang krusial termasuk menjadi fasilitator dalam menjembatani berbagai polaritas posisi negara-negara peserta selama jalannya konferensi atas berbagai pasal kunci dalam Traktat.

“Pengesahan Traktat Pelarangan Senjata Nuklir merupakan tonggak sejarah dalam upaya penghapusan senjata nuklir, dan salah satu prasyarat kunci demi tercapainya dunia yang lebih aman dan damai, bebas dari malapetaka senjata nuklir” demikian tegas Duta Besar Hasan Kleib pada sesi adopsi Traktat di New York dalam rilis yang diterima Sindonews, Sabtu (8/7/2017).

“Satu-satunya jaminan tidak terjadinya kehancuran dunia akibat penggunaan senjata nuklir adalah penghapusan secara total dan menyeluruh senjata nuklir tersebut dari muka bumi (a world free of nuclear weapons)," imbuhnya.

Meskipun negara-negara pemilik senjata nuklir (nuclear-weapons states) sejak awal tidak berpartisipasi dan menentang perundingan Traktat Pelarangan Senjata Nuklir tersebut, namun negara-negara non-nuklir (non-nuclear weapons states) tetap berkeyakinan bahwa disahkannya Traktat tersebut akan menjadi tekanan moral dan pesan politis kuat agar negara-negara pemilik senjata nuklir segera melaksanakan komitmennya sesuai Non-Proliferation Treaty (NPT) untuk mengurangi kepemilikan senjata nuklir mereka menuju penghapusannya secara total.

NPT mewajibkan negara-negara pihak untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan yang tertuang dimana negara-negara nuklir berkewajiban untuk mengurangi kepemilikan senjata nuklir dari gudang senjata mereka menuju penghapusannya secara total. Sementara negara-negara non-nuklir berkomitmen untuk tidak akan memiliki dan mengembangkan senjata nuklir, dan kedua pihak bersama-sama mencegah adanya proliferasi kepemilikan senjata nuklir.

Traktat Pelarangan Senjata Nuklir akan mulai dibuka untuk ditandatangani di New York pada tanggal 20 September 2017, dan akan mulai berlaku 90 hari setelah diratifikasi oleh 50 negara anggota PBB.

Konferensi PBB tersebut yang merupakan implementasi dari resolusi Majelis Umum PBB nomor 71/258 yang disahkan pada bulan Desember 2017, dilaksanakan dalam dua putaran di New York, dimana putaran pertama telah diadakan pada bulan Maret 2017. Konferensi tersebut selain dihadiri oleh negara-negara anggota PBB, juga berbagai organisasi masyarakat madani yang aktif dalam kampanye penghapusan senjata nuklir.
(ian)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
46 menit yang lalu
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
1 jam yang lalu
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
2 jam yang lalu
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
3 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
3 jam yang lalu
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
4 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved