China Marah Wilayahnya Diterobos Pasukan India

Selasa, 27 Juni 2017 - 11:21 WIB
China Marah Wilayahnya...
China Marah Wilayahnya Diterobos Pasukan India
A A A
BEIJING - Pemerintah China marah setelah pasukan penjaga perbatasan India menyeberang ke wilayahnya di Tibet yang berbatasan dengan Sikkim. Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan China menyatakan, tindakan pasukan India telah membuat hubungan kedua negara jadi rumit.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang mengatakan bahwa pasukan penjaga perbatasan India telah menghalangi aktivitas normal pasukan China di perbatasan. Beijing meminta India untuk segera menarik pasukan penjaga perbatasan itu.

Shuang mendesak India untuk menghormati integritas teritorial China dan perjanjian perbatasan yang ditandatangani oleh kedua negara. Menurutnya, China telah mematuhi perjanjian dengan menghentikan kunjungan resmi di Nathu La Pass, yang terletak di perbatasan antara Sikkim dan Tibet.

Nathu La menghubungkan India dengan situs Hindu dan Buddha di wilayah tersebut. Wilayah itu pernah menjadi medan bentrokan antara tentara China dan India pada tahun 1967.

Kementerian Pertahanan China dalam sebuah pernyataan yang terpisah mengatakan bahwa militer India telah menghalangi pekerjaan petugas China di sebuah jalan. Tindakan pasukan India itu mereka anggap telah mengancam perdamaian secara serius di perbatasan.

”China berdedikasi untuk mengembangkan hubungan bilateral, dan dengan gigih akan mempertahankan hak-haknya yang sah,” bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan China, seperti dikutip Reuters, Selasa (27/6/2017).

”China berharap India tidak melakukan (tindakan) apapun untuk memperumit masalah perbatasan dan bersama-sama mempertahankan momentum hubungan yang baik,” lanjut kementerian tersebut.

Hubungan China dan India sudah lama bermasalah karena sengketa teritorial jangka panjang. Masalah itu diperparah dengan dukungan Beijing terhadap Pakistan yang juga bermusuhan dengan India.

Puncak perselihan itu ditandai dengan aksi para pemimpin India yang menolak menghadiri pertemuan "Belt and Road" China yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan politik regional pada bulan lalu.
(mas)
Berita Terkait
Pasca Bentrok dengan...
Pasca Bentrok dengan India, China Bawa Mesin ke Gunung Himalaya
Tensi Belum Turun, China...
Tensi Belum Turun, China Sudah Berani Mengklaim Lembah Galwan
India: Sekitar 40 Tentara...
India: Sekitar 40 Tentara China Tewas Dalam Bentrokan di Perbatasan
India Tegaskan Tolak...
India Tegaskan Tolak Klaim China atas Lembah Galwan
Tingkatkan Kekuatan...
Tingkatkan Kekuatan Tentaranya, China Kirim Pelatih Bela Diri ke Perbatasan
China-India Sepakat...
China-India Sepakat Berhenti Kirim Pasukan ke Perbatasan Himalaya
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
2 jam yang lalu
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
4 jam yang lalu
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
4 jam yang lalu
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
5 jam yang lalu
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
7 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
8 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved