Taliban Rilis Video Sandera Asal AS dan Australia

Kamis, 22 Juni 2017 - 03:57 WIB
Taliban Rilis Video...
Taliban Rilis Video Sandera Asal AS dan Australia
A A A
KABUL - Kelompok militan Afghanistan, Taliban, merilis sebuah video yang menunjukkan seorang warga Amerika Serikat (AS) dan seorang sandera asal Australia. Keduanya meminta pemerintah mereka untuk membantu menegosiasikan pertukaran tahanan untuk membebaskannya.

Kevin King, seorang guru di Universitas Amerika di Kabul, dan rekannya asal Australia Timothy Weeks diculik di dekat kampus tersebut pada bulan Agustus tahun lalu.

Video tersebut, yang menurut King dan Weeks dibuat pada 16 Juni, menunjukkan kedua pria tersebut berbicara kepada kamera. Keduanya meminta tahanan Taliban untuk dibebaskan atas imbalan kebebasan mereka seperti dikutip dari Reuters, Kamis (22/6/2017).

Video, yang keasliannya tidak dapat diverifikasi secara independen, dirilis oleh juru bicara utama Taliban dan diedarkan di situs media sosial.

Video ini mirip dengan video serupa dari dua pria yang dibebaskan oleh Taliban pada Januari lalu. Kemunculan video ini bertepatan dengan niatan AS untuk menyiapkan strategi baru untuk Afghanistan, diperkirakan mencakup penambahan personil tentara antara 3.000-5.000.

Pada bulan September, Pentagon mengatakan pasukan AS melakukan serangan untuk mencoba menyelamatkan dua sandera sipil namun orang-orang tersebut tidak berada di lokasi yang ditargetkan.

Penculikan telah menjadi masalah besar di Afghanistan selama bertahun-tahun. Sebagian besar korban adalah warga Afghanistan dan banyak penculik adalah penjahat yang mencari uang tebusan namun sejumlah orang asing juga telah diculik untuk tujuan politik.
(ian)
Berita Terkait
Taliban dan Gagalnya...
Taliban dan Gagalnya Amerika Serikat Membangun Negara Boneka di Afghanistan
Iran: Pengusiran Amerika...
Iran: Pengusiran Amerika Serikat dari Afghanistan 'Memalukan'
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
China: Mesin-mesin Perang...
China: Mesin-mesin Perang Amerika Serikat Jadi Taman Bermain Taliban
Menlu Amerika Serikat...
Menlu Amerika Serikat Blinken ke Qatar dan Jerman Bahas Afghanistan
Amerika Serikat Kirim...
Amerika Serikat Kirim Pesawat Pembom untuk Setop Kemajuan Taliban
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
3 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
7 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
8 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
9 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
10 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
11 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved