Terinspirasi Film, Putin Putuskan untuk Jadi Mata-mata

Minggu, 18 Juni 2017 - 21:48 WIB
Terinspirasi Film, Putin...
Terinspirasi Film, Putin Putuskan untuk Jadi Mata-mata
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengaku film mengenai mata-mata adalah salah satu hal yang membuat dia memutuskan untuk menjadi agen Komite Keamanan Negara Soviet atau KGB. Hal itu diungkapkan Putin saat melakukan wawancara dengan sutradara film dokumenter, Oliver Stone.
Putin mengatakan, ia melihat banyak film tentang agensi dan karya intelijen mereka, terutama terinspirasi oleh film thriller spionase era Soviet yang disebut Seventeen Moments of Spring, di mana karakter utama yang dimainkan oleh aktor terkenal Vyacheslav Tikhonov adalah mata-mata Soviet Di Nazi Jerman.
Melansir Russia Today pada Minggu (18/6), dia mengaku dia memiliki cita-cita untuk mendapatkan pekerjaan di KGB, setelah menonton film-film tersebut.
Pemimpin Rusia itu kemudian mengatakan, sebagai awal untuk bisa menjadi pekerja di KGB, dia memilih jurusan hukum saat kuliah. Hal ini dia lakukan setelah mendapat nasihat dari orang yang bekerja di KGB, yang dia temui saat melakukan kunjungan ke kantor KGB saat masih bersekolah.
"Saya masuk sekolah hukum karena saya ingin bekerja di KGB. Ketika masih menjadi murid di sekolah, saya pergi ke kantor KGB di Leningrad (sekarang St Petersburg) sendiri. Saya bertanya kepada mereka, apa yang harus saya lakukan agar bisa bekerja untuk KGB. Para pekerja mengatakan kepada saya, bahwa saya harus memiliki pendidikan tinggi dan pendidikan hukum yang lebih baik," kata Putin.
Namun, Putin mengatakan ia tidak memiliki kontak dengan KGB setelah kunjungan tersebut. Jadi, ia merasa tak terduga bahwa KGB menemukan dirinya dan menawarkan pekerjaan setelah dia lulus dari sekolah hukum.
Putin sendiri bekerja sebagai mata-mata di Dresden dari tahun 1985 sampai 1990 dan pensiun dengan pangkat letnan kolonel ketika Uni Soviet runtuh. Pada akhir 1990an, dia sempat menjabat sebagai pimpinan FSB, penerus KGB.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
29 menit yang lalu
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
2 jam yang lalu
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
3 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
4 jam yang lalu
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
7 jam yang lalu
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
8 jam yang lalu
Infografis
Respons Rusia soal Trump...
Respons Rusia soal Trump Telepon Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved