Lindugi WNI di Qatar, KBRI Doha Bentuk Satgas Khusus

Jum'at, 09 Juni 2017 - 23:24 WIB
Lindugi WNI di Qatar,...
Lindugi WNI di Qatar, KBRI Doha Bentuk Satgas Khusus
A A A
JAKARTA - Perkembangan terbaru di kawasan Teluk membuat Indonesia harus siap untuk menghadapi segala kemungkinan yang akan menimpa warga negara Indonesia (WNI) di kawasan tersebut, khususnya di Qatar. Oleh karena itu, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menyebut sudah meminta Duta Besar Indonesia di Qatar untuk menyiapkan langkah-langkah eskstra.

"Saya minta dubes untuk bikin mekanisme ekstra, just in case situasi memburuk kita semua sudah persiapkan dengan baik. Dubes sudah buat satgas perlindungan WNI, hotline semuanya berfungsi dengan baik," kata Retno pada Jumat (9/6/2017).

"Dubes sudah melakukan outreach di mana banyak sekali WNI berada. Jumlah WNI yang terdaftar di KBRI lebih dari 29 ribu, tapi perkiraan kita jumlahnya akan lebih banyak dari itu. Oleh karena itu kita juga menjangkau titik perkumpulan masyarakat. Intinya adalah kalau terjadi apa-apa segera hubungi KBRI kita siap. Mudah-mudahan situasi tidak memburuk. Tetapi yang penting WNI kita tahu bahwa kita ada bersama dengan mereka," sambungnya.

Situasi di wilayah Teluk, dimana terjadi ketegangan antara Qatar dengan Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, Mesir, Yaman, dan Libya, masih jauh dari kata membaik. Situasi semakin memanas setelah Saudi, Bahrain, Mesir dan Uni Emirat Arab memasukkan 59 orang dan 12 organisasi terkait Qatar dalam “daftar teroris”. Dari data itu, 18 orang di antaranya warga Qatar yang mencakup pengusaha, politisi, hingga anggota keluarga yang berkuasa termasuk mantan menteri.

Baca juga:
Saudi Cs Rilis 59 Orang dan 12 Organisasi Terkait Qatar di Daftar Teror


Qatar dengan tegas menolak tuduhan dukungan terhadap teroris tersebut, dan menyebut laporan itu tak berdasar.

"Pernyataan gabungan baru-baru ini yang dikeluarkan oleh Kerajaan Arab Saudi, Bahrain, Mesir dan UEA mengenai 'daftar pengawasan keuangan teror' sekali lagi memperkuat tuduhan tak berdasar yang sebenarnya tidak memiliki landasan," kata pemerintah Qatar dalam sebuah pernyataan.

Baca juga:
Qatar Tolak Daftar 'Kelompok Teror' yang Disodorkan Saudi Cs
(ian)
Berita Terkait
Pertama Kali, Tidak...
Pertama Kali, Tidak Ada WNI Positif Covid-19 di Qatar
Empat Orang Pulih di...
Empat Orang Pulih di Qatar, Total 971 WNI Sembuh COVID-19
Emak-emak Indonesia...
Emak-emak Indonesia di Qatar Teriak Histeris Bertemu Prabowo
Potret 26 WNI Tiba di...
Potret 26 WNI Tiba di Indonesia Usai Dievakuasi dari Afghanistan
12 WNI di Arab dan Qatar...
12 WNI di Arab dan Qatar Positif Terinfeksi Corona
Menimba Ilmu di Akademi...
Menimba Ilmu di Akademi Sepak Bola Qatar, Hudzaifah Sufyan Berharap Masuk Timnas Indonesia
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
1 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
2 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
4 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
5 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
5 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved