AS Minta Iran Hentikan Dukungan untuk Kelompok Teroris

Minggu, 21 Mei 2017 - 09:41 WIB
AS Minta Iran Hentikan...
AS Minta Iran Hentikan Dukungan untuk Kelompok Teroris
A A A
RIYADH - Amerika Serikat (AS) mengatakan mereka bergarap Hassan Rouhani, presiden Iran yang baru terpilih kembali, akan menghentikan dukuangan negara untuk "kekuatan destabilisasi". AS juga berharap Rouhani mengakhiri uji coba rudal balistik dan melakukan reformasi demokratis selama masa jabatan keduanya.

"Kami berharap jika Rouhani ingin mengubah hubungan Iran dengan negara-negara lain di dunia, itulah hal-hal yang dapat dia lakukan," kata Sekretaris Negara Rex Tillerson mengatakan di Riyadh, Arab Saudi, di mana dia mendampingi Presiden Donald Trump dikutip dari Reuters, Minggu (21/5/2017).

Tillerson mengatakan bahwa AS berharap Rouhani akan memulai sebuah proses pembongkaran jaringan terorismenya dan mengakhiri pembiayaannya untuk kelompok-kelompok teroris. Iran juga diharapkan akan menghentikan bantuan personil dan logistik serta semua yang diberikan untuk kekuatan-kekuatan destabilisasi yang ada.

"Kami juga berharap mereka bisa menghentikan pegujian rudal balistik," tambah Tillerson.

Meskipun ada kesepakatan nuklir, AS masih menganggap Iran sebagai sponsor negara untuk terorisme atas dukungannya terhadap kelompok-kelompok seperti Hizbullah, milisi Muslim Syiah Lebanon.

"Kami juga berharap bahwa ia mengembalikan hak-hak orang Iran, untuk kebebasan berbicara, dalam organisasi, sehingga orang-orang Iran bisa menjalani kehidupan yang layak mereka dapatkan. Itulah yang kami harap pemilihan ini akan membawa," kata Tillerson.

Rouhani, seorang ulama yang, dengan menteri luar negeri Javad Zarif mematahkan hal tabu untuk mengadakan pembicaraan langsung dengan AS. Alhasil, Iran mencapai kesepakatan internasional pada tahun 2015 untuk membatasai program nuklirnya dengan imbalan bantuan dari sanksi ekonomi,. Ia memenangkan pemilu presiden Iran dengan 57 persen suara pada hari Jumat lalu.

Rouhani mengalahkan Ebrahim Raisi, seorang ulama garis keras dan pemimpin tertinggi Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, yang memegang kekuasaan tertinggi dalam sistem hibrida Iran yang dinamis dan elemen republiken.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
1 jam yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
2 jam yang lalu
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
2 jam yang lalu
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
3 jam yang lalu
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
4 jam yang lalu
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved