Duterte Larang Merokok di Depan Umum, Pelanggar Diancam Penjara

Jum'at, 19 Mei 2017 - 15:12 WIB
Duterte Larang Merokok...
Duterte Larang Merokok di Depan Umum, Pelanggar Diancam Penjara
A A A
MANILA - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, telah menandatangani sebuah perintah eksekutif yang melarang merokok di depan umum. Regulasi ini menciptakan undang-undang anti tembakau paling ketat di kawasan Asia Tenggara.

Juru bicara kepresidenan Ernesto Abella mengatakan larangan tersebut mencakup merokok di dalam ruangan dan di luar ruangan. Bagi yang melanggar akan mendapat hukuman maksimal empat bulan penjara dan denda Rp1,3 juta seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (19/5/2017).

Regulasi ini juga mencakup larangan iklan tembakau, promosi atau sponsor yang ada, yang dikenai hukuman denda hingga 400.000 peso dan hukuman penjara maksimum tiga tahun serta kemungkinan pencabutan izin usaha.

"Larangan tersebut mereplikasi sebuah peraturan Duterte yang dibuat pada tahun 2012 di kampung halamannya di selatan Davao City," kata Abella.

Selain itu, regulasi itu juga mengatur bahwa area merokok yang telah ditetapkan tidak boleh lebih besar dari 10 meter persegi. Area ini hanya untuk orang dewasa dan harus minimal dari pintu masuk atau pintu keluar. Pasukan anti rokok yang dipimpin polisi akan dibuat di kota-kota besar dan kecil.

Larangan merokok juga mencakup "vaping" atau penggunaan rokok elektronik. Larangan ini juga berlaku di kasino, termasuk area permainan dan ruang hiburan, dan di dalam gedung bandara, kecuali di area merokok di luar ruangan yang ditunjuk.

Philippine Tobacco Institute, yang mewakili kepentingan pengusaha dan perusahaan tembakau, tidak segera memberikan komentar. Sekedar informasi, ada delapan perusahaan rokok yang beroperasi di Filipina.

Duterte sendiri seorang perokok berat tapi berhenti saat didiagnosis menderita penyakit Buerger. Penyakit ini bisa menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah.

Saat kampanye presiden lalu, Duterte menjanjikan bersikap keras terhadap penjahat, penjual dan pengguna obat bius, serta koruptor. Ia juga berjanji menghilangkan satu per satu kebiasaan buruk seperti merokok dan perjudian ilegal
(ian)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
32 menit yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
5 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
6 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
8 jam yang lalu
Infografis
Tentara Ukraina Hanya...
Tentara Ukraina Hanya Bertahan Beberapa Hari di Garis Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved