Rusia: Hadapi Korut Tak Bisa Gunakan Pendekatan Saat Hadapi Iran
Sabtu, 13 Mei 2017 - 18:40 WIB
Rusia: Hadapi Korut Tak Bisa Gunakan Pendekatan Saat Hadapi Iran
A
A
A
MOSKOW - Rusia menuturkan, untuk menyelesaikan masalah Korea Utara (Korut) tidak bisa menggunakan pendekatan yang sama saat menyelesaikan masalah Iran. Kekuatan dunia melakukan pembicaraan selama hampir satu dekade dengan Iran untuk menyelesaikan masalah pengembangan nuklir Teheran.
Direktur masalah kontrol senjata di Kementerian Luar Negeri Rusia, Mikhail Ulyanov menuturkan, sangat mungkin untuk menyelesaikan masalah nuklir Korut dengan menggunakan jalur diplomasi, sama saat menyelesaikan masalah nuklir Iran. Namun, dia menyebut penyelesaikan nuklir Korut tidak bisa menggunakan taktik saat menyelesaikan masalah nuklir Iran.
Ulyanov mencatat ada situasi di Semenanjung Korea yang berbeda secara signifikan dari yang ada di sekitar program nuklir Iran, jadi tidak mungkin untuk sepenuhnya menyalin proses resolusi.
"Contoh Iran menunjukkan ada kemungkinan nyata untuk menyelesaikan masalah yang paling sulit sekalipun melalui cara politik dan diplomatik. Jika ada, pertama, kemauan politik, dan kedua, cukup kreativitas untuk itu," kata Ulyanov.
"Tapi saya berbicara tentang pendekatan mendasar yang harus dipusatkan di seputar upaya politik dan diplomatik dan bukan seputar retorika bellicose dan manuver militer skala besar, dan tidak hanya seputar sanksi," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Sabtu (13/5).
Di tengah ketegangan di Semenanjung Korea, para pihak yang berkonflik yakni Korut, Korea Selatan (Korsel, dan juga Amerika Serikat (AS) mulai menunjukan tanda-tanda ingin menyelesaikan ketegangan secara diplomatik. Ini terlihat dari pernyataan yang dilontarkan para pejabat dari ketiga negara itu.
Di sisi AS, Donald Trump menyatakan siap bertemu dengan Kim Jong-un untuk membahas berbagai hal. Lalu Korsel, Presiden baru mereka menyatakan siap berkunjung ke Pyongyang untuk menyelesaikan masalah yang ada. Terakhir di sisi Korut, seorang diplomat Korut menyatakan pihaknya siap melakukan dialog dengan AS, bila kondisinya memungkinkan.
Direktur masalah kontrol senjata di Kementerian Luar Negeri Rusia, Mikhail Ulyanov menuturkan, sangat mungkin untuk menyelesaikan masalah nuklir Korut dengan menggunakan jalur diplomasi, sama saat menyelesaikan masalah nuklir Iran. Namun, dia menyebut penyelesaikan nuklir Korut tidak bisa menggunakan taktik saat menyelesaikan masalah nuklir Iran.
Ulyanov mencatat ada situasi di Semenanjung Korea yang berbeda secara signifikan dari yang ada di sekitar program nuklir Iran, jadi tidak mungkin untuk sepenuhnya menyalin proses resolusi.
"Contoh Iran menunjukkan ada kemungkinan nyata untuk menyelesaikan masalah yang paling sulit sekalipun melalui cara politik dan diplomatik. Jika ada, pertama, kemauan politik, dan kedua, cukup kreativitas untuk itu," kata Ulyanov.
"Tapi saya berbicara tentang pendekatan mendasar yang harus dipusatkan di seputar upaya politik dan diplomatik dan bukan seputar retorika bellicose dan manuver militer skala besar, dan tidak hanya seputar sanksi," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Sabtu (13/5).
Di tengah ketegangan di Semenanjung Korea, para pihak yang berkonflik yakni Korut, Korea Selatan (Korsel, dan juga Amerika Serikat (AS) mulai menunjukan tanda-tanda ingin menyelesaikan ketegangan secara diplomatik. Ini terlihat dari pernyataan yang dilontarkan para pejabat dari ketiga negara itu.
Di sisi AS, Donald Trump menyatakan siap bertemu dengan Kim Jong-un untuk membahas berbagai hal. Lalu Korsel, Presiden baru mereka menyatakan siap berkunjung ke Pyongyang untuk menyelesaikan masalah yang ada. Terakhir di sisi Korut, seorang diplomat Korut menyatakan pihaknya siap melakukan dialog dengan AS, bila kondisinya memungkinkan.
(esn)