Trump Rayakan 100 Hari Pertama Sebagai Presiden

Minggu, 30 April 2017 - 23:49 WIB
Trump Rayakan 100 Hari...
Trump Rayakan 100 Hari Pertama Sebagai Presiden
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merayakan 100 hari pertamanya di Gedung Putih dengan menyapa para pendukungnya. Dalam pertemuan yang mirip dengan kampanye, Trump menggembar-gemborkan prestasinya dan menyerang para kritikus.

Trump mengatakan kepada para pendukungnya di Pennsylvania bahwa ia baru saja mulai memenuhi janji kampanyenya. Ia berulang kali menyerang media dengan menyebut tidak kompeten, tidak jujur. Ia mengatakan media tidak mengatakan yang sebenarnya tentang prestasi pemerintahannya.

"Pemerintahan saya setiap hari telah memberikan hasil bagi warga di negara yang hebat ini. Kami menjaga satu demi satu janji kami, dan terus terang orang-orang benar-benar senang dengan itu," kata Trump seperti dikutip dari Reuters, Minggu (30/4/2017).

Trump dan stafnya memilih melewatkan makan malam bersama pers karena ia merasa diperlakukan tidak adil. Trump mengatakan bahwa dia senang berada jauh dari "rawa Washington."

"Sejumlah besar aktor Hollywood dan media Washington saling menghibur di ballroom hotel di ibu kota negara kita sekarang," kata Trump dengan suara keras kepada kerumunan penggemarnya.

"Jika pekerjaan media jujur ??
Trump kemudian mengumbar apa yang dikatakan sebagai beberapa pencapaian awal utamanya, termasuk mengkonfirmasikan penunjukkan Neil Gorsuch ke Mahkamah Agung AS dan membersihkan banyak peraturan mengenai lingkungan dan bisnis.

Dia juga mencantumkan persetujuannya atas jaringan pipa XL Keystone XL dan Dakota Access, membatalkan pakta perdagangan yang tertunda di Asia, dan langkah-langkah keamanan yang ditingkatkan yang telah menyebabkan penurunan tajam dalam penyeberangan perbatasan ilegal di perbatasan selatan.

"Dunia mendapatkan pesan: jika Anda mencoba masuk secara tidak sah ke Amerika Serikat, Anda akan ditangkap, ditahan, dideportasi atau dimasukkan ke dalam penjara," kata Trump.

Ia mengabaikan kegagalannya untuk mencetak kemenangan legislatif atas janji kampanyenya yang utama, seperti mencabut dan mengganti Undang-Undang Perawatan Terjangkau dan pembangunan tembok perbatasan Meksiko. Larangan Trump pada pengunjung dari beberapa negara Muslim diblokir di pengadilan.

Sebaliknya, Trump menyalahkan Demokrat atas kegagalan legislatif sejauh ini dan mengatakan semua janjinya akan dijaga pada akhirnya.

"Kami akan membangun tembok, warga, jangan khawatir," katanya.

Beberapa pendukung yang hadir dalam pertemuan itu mengatakan mereka bersedia memberi Trump lebih banyak waktu.

"Saya memilihnya dan saya akan memberinya waktu setahun. Sudah cukup waktu untuk mencengkeram bentuk Kongres dan menyelesaikan beberapa kesepakatan," kata Michael Casciaro, 54, seorang kontraktor sipil untuk militer.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
2 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
3 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
4 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
5 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
6 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
7 jam yang lalu
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved