Putri Gus Dur: Tak Benar 'Duel' Ahok-Anies Pertarungan Moderat dan Radikal

Jum'at, 21 April 2017 - 00:03 WIB
Putri Gus Dur: Tak Benar...
Putri Gus Dur: Tak Benar 'Duel' Ahok-Anies Pertarungan Moderat dan Radikal
A A A
JAKARTA - Putri almarhum Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid, menyinggung masalah pilkada Jakarta saat bertemu Wakil Presiden (wapres) Amerika Serikat (AS) Michael Richard "Mike" Pence. Dia mengeluhkan pemberitaan media asing yang menganggap pilkada Jakarta sebagai perseteruan kaum moderat dan kaum radikal.

Putri Gus Dur yang akrab disapa Yenny Wahid menjadi mediator dialog Pence dan para tokoh agama yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (20/4/2017). Pilkada DKI Jakarta putaran kedua menjadi "duel" final pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dengan pasangan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno.

"Di beberapa media asing di-framing, dikatakan terjadi kekalahan di kubu moderat dan yang menang di kubu radikal. Itu tidak benar. Saya katakan, gubernur baru yang terpilih juga banyak pendukungnya dari Kristen yang taat sama seperti Pence," ucap Yenny yang mewakili Wahid Foundation.

"Kalau Pence sering mengatakan 'i'm Christian first'. Jadi, identitas yang paling kuat adalah jadi seorang Kristen dan Kristen yang taat. Jadi saya katakan pendukungnya Anies juga banyak Kristen yang taat, biar dia mengerti bahwa ini bukan masalah toleransi. Karena di media barat di-framing seperti itu, jadi kita buyarkan persepsinya," ujar Yenny.

Pence menghargai penjelasan Yenny. Wakil Donald Trump ini bahkan berterima kasih atas penjelasan tersebut.

"Dia sangat menghargai bahwa saya khusus bicara soal itu. Dia hargai justru kita yang jelaskan duduk perkara yang sebenarnya. Karena, kalau cuma baca dari media bisa keliru, seolah-olah ini antara kelompok Islam dan non-Muslim. Dia kan non-Muslim, takutnya dia merasa non-Muslim di Indonesia diperlakukan tidak baik. Itu yang kita luruskan persepsinya," papar Yenny.
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Amerika Serikat Dukung...
Amerika Serikat Dukung Indonesia Jadi Anggota FATF
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat Vs Indonesia
BRICS Menambah Indonesia,...
BRICS Menambah Indonesia, Waspadai Ancaman Amerika Serikat
Berita Terkini
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
13 menit yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
52 menit yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
1 jam yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
3 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
4 jam yang lalu
Infografis
Pangeran William Lindungi...
Pangeran William Lindungi Putri Charlotte Agar Tak Bernasib seperti Harry
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved