Menlu AS: Iran yang Tak Terkendali Bisa Tiru Jejak Korut

Kamis, 20 April 2017 - 05:22 WIB
Menlu AS: Iran yang...
Menlu AS: Iran yang Tak Terkendali Bisa Tiru Jejak Korut
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Rex Tillerson menuduh Iran mensponsori terorisme dan kekerasan serta mengusik banyak negara di Timur Tengah. Menurutnya, Teheran yang tidak terkendali berpotensi meniru jejak Korea Utara (Korut).

Pemerintah Presiden Donald Trump saat ini sedang mengkaji kebijakan AS terhadap Iran. ”Entah itu upaya pembunuhan, dukungan senjata pemusnah massal, pengerahan milisi yang tidak stabil, Iran menghabiskan harta dan waktunya untuk mengganggu perdamaian,” tuduh Tillerson kepada wartawan di kantor Departemen Luar Negeri AS, hari Rabu.

“Sebuah negara Iran yang tidak terkendali memiliki potensi untuk melakukan perjalanan yang sama seperti Korut dan menyeret dunia bersamanya,” ujar Tillerson.

”Iran adalah sponsor terorisme terkemuka di dunia dan bertanggung jawab karena mengintensifkan banyak konflik dan merongrong kepentingan AS di negara-negara seperti Suriah, Yaman, Irak dan Libanon, dan terus mendukung serangan terhadap Israel,” imbuh Tillerson, seperti dilansir Russia Today, Kamis (20/4/2017).

Teheran, sambung Menlu Tillerson, terus mendukung “rezim brutal” Assad di Suriah dengan senjata dan uang, serta dengan pasukan Garda Revolusi. “Teheran juga mendukung Houthi di Yaman, mengancam keamanan perbatasan selatan Arab Saudi, sementara pasukan Quds yang disponsori Iran telah merusak keamanan di Irak selama bertahun-tahun,” papar Tillerson.

Selanjutnya, peran Iran dalam mengusik Israel adalah memberikan dukungan untuk kelompok Hamas, Palestina.”Memberikan senjata, pelatihan dan pendanaan kepada Hamas dan organisasi teroris Palestina lainnya,” kata Tillerson yang mencontohkan laporan terbaru di mana Teheran pamer rudal jarak jauh dengan spanduk bertuliskan “matilah Israel”.

”Kebijakan Iran yang komprehensif mengharuskan kami mengatasi semua ancaman yang ditimbulkan oleh Iran, dan jelas jumlahnya banyak,” ujar Tillerson.
(mas)
Berita Terkait
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Termasuk Iran dan Korut,...
Termasuk Iran dan Korut, Delapan Negara Ini Tidak Mungkin Diinvasi
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
20 menit yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
1 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
3 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
7 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
8 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved