Muslimah Indonesia Dilarang Naik Pesawat di Roma Kecuali Lepas Jilbab

Senin, 17 April 2017 - 09:29 WIB
Muslimah Indonesia Dilarang...
Muslimah Indonesia Dilarang Naik Pesawat di Roma Kecuali Lepas Jilbab
A A A
ROMA - Seorang perempuan Muslim (Muslimah) Indonesia mengklaim staf bandara di Roma, Italia, melarangnya naik pesawat tujuan London kecualia dia melepas jilbab yang dikenakan. Alasan pihak bandara, melihat seluruh bagian kepala penumpang sudah menjadi syarat pemeriksaan untuk naik pesawat.

Perempuan Indonesia itu bernama Aghnia Adzkia. Dia mengaku telah mendapat perlakuan diskriminasi dari staf bandara dengan diminta untuk mencopot jilbabnya. Aghnia telah mengungkap keluhan itu melalui video tentang pengalamannya saat berada di Ciampino, di Roma, Italia.

Dalam video klip terlihat dia berulang kali berdiri menuntut diperihatkan hukum yang menyatakan bahwa jilbab harus dicopot ketika menjalani pemeriksaan keamanan bandara. Petugas bandara bersikeras bahwa mereka tidak akan membiarkan Aghnia lolos pemeriksaan kecuali tunduk pada aturan mereka.

Seorang pejabat keamanan perempuan dalam video itu terdengar mengatakan, ”Anda tidak aman”.

”Anda bisa menyembunyikan sesuatu di rambut Anda. Jika Anda tidak melepasnya, kami tidak tahu apakah ada sesuatu di dalamnya, OK? Anda tidak aman bagi kami,” katanya.

Aghnia mengatakan bahwa dia diminta untuk pergi ke kamar pribadi sehingga jilbabnya bisa diperiksa. Tapi dia menolak untuk melepas jilbabnya karena merasa sedang jadi target perlakuan yang tidak adil.

Dia mengklaim petugas keamanan lelaki di bandara kemudian menyeretnya keluar dari area keamanan dengan cara yang tidak senonoh. Tasnya diraih dan dia diteriaki untuk diam.

Perempuan Indonesia ini meluapkan kemarahannya melalui posting di media sosial perihal pengalaman tak mengenakkan itu. Dia membenarkan bahwa kejadian itu dia alami saat melakukan perjalanan ke London.

”Saya tidak siap untuk mempercayai mereka kecuali mereka bisa menunjukkan kepada saya hukum atau memberikan saya dokumen hukum yang mengatakan bahwa pihak berwenang untuk harus memeriksa apa yang ada di dalam jilbab saya,” tulis dia yang dikutip dari akun media sosialnya, Senin (17/4/2017).

”Ini adalah masalah martabat manusia dan hak. Untuk alasan apa mereka meminta saya untuk melepas jilbab saya?,” lanjut Aghnia.

Pada malam yang sama, perempuan Indonesia ini memesan tiket untuk terbang ke London dari Leonardo da Vinci- Fiumicino, yang juga berlokasi di Roma.

Staf keamanan kembali memintanya untuk melepaskan jilbab. Kali ini, dia setuju dan akhirnya bisa terbang ke London.
(mas)
Berita Terkait
Pemain Berdarah Indonesia...
Pemain Berdarah Indonesia Dibidik Klub Italia Cagliari
Empat ABK Asal Tegal...
Empat ABK Asal Tegal Dieksploitasi di Kapal Italia
Roberto Mancini: Marselino...
Roberto Mancini: Marselino Ferdinan Layak Bermain di Italia
Pertemuan Jokowi dan...
Pertemuan Jokowi dan PM Italia Meloni, Minta Dukungan Keanggotaan Indonesia di OECD
Cerita Jay Idzes Kursus...
Cerita Jay Idzes Kursus Kilat Bahasa Italia
Media Italia Yakin Jay...
Media Italia Yakin Jay Idzes Starter di Sassuolo
Berita Terkini
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
1 jam yang lalu
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
1 jam yang lalu
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 jam yang lalu
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
2 jam yang lalu
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
3 jam yang lalu
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved