Oposisi Turki Tuding Penghitungan Suara Referendum Telah Dimanipulasi

Senin, 17 April 2017 - 01:24 WIB
Oposisi Turki Tuding...
Oposisi Turki Tuding Penghitungan Suara Referendum Telah Dimanipulasi
A A A
ANKARA - Salah satu partai oposisi utama Turki, Partai Rakyat Republik (CHP), mengatakan bahwa pihak berwenang telah memanipulasi penghitungan suara sementara referendum amandemen konstitusi. Hal itu dikatakan oleh wakil ketua partai, Erdal Aksunger.

Menurut hasil penghitungan awal setelah 90 persen suara diproses, 52,5 persen pemilih mendukung amandemen konstitusi yang memperluas kekuasaan presiden Recep Tayyep Erdogan di negara itu.

"Ada manipulasi hasil. Menurut pengamatan kami, lawan dengan sistem presidensial menang. Kami menerima hasil tersebut dari berbagai provinsi. Mari kita lindungi pilihan kami," kata Aksunger seperti dikutip dari Sputniknews, Senin (17/4/2017).

Presiden Recep Tayyip Erdogan memberikan suara di Istanbul, Perdana Menteri Binali Yildirim di Izmir, sementara Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu di kota kelahirannya Antalya. Sedangkan para pemimpin partai oposisi utama, Kemal Kilicdaroglu dari Partai Republik Rakyat (CHP) dan Devlet Bahceli dari Partai Gerakan Nasionalis (MHP), memberikan suaranya di Ankara.

Pada tanggal 21 Januari, parlemen Turki menyetujui amandemen konstitusi yang akan memperkuat kekuasaan presiden atas legislatif dan yudikatif. Jika disetujui dalam referendum, presiden juga akan dapat tetap menjadi kepala partai politik yang mewakili, memiliki kemampuan untuk menunjuk sejumlah hakim tinggi dan menyatakan keadaan darurat, yang tidak diperbolehkan oleh undang-undang sebelumnya.

Keputusan ini menuai kritik dari partai-partai oposisi. Mereka memandang hal itu sebagai upaya perebutan kekuasaan oleh presiden.

Pemungutan suara ditutup pukul 13.00 waktu setempat di bagian timur Turki dan satu jam kemudian di tempat lain. Hasil voting dari wilayah timur Turki, di mana referendum mulai terlebih dahulu, diharapkan akan diumumkan segera.

Setidaknya 55,3 juta pemilih diharapkan memberikan suara mereka di 160.100 TPS, dengan 460 TPS pemungutan suara tambahan beroperasi di penjara. Warga Turki yang tinggal di luar negeri telah memberikan suara pada amandemen konstitusi sebelum hari pemungutan suara.

Keamanan di TPS dijaga oleh 380.000 polisi. Tidak ada pelanggaran serius yang terjadi, kecuali sebuah insiden di provinsi tenggara Diyarbakir, di mana dua orang tewas dalam penembakan dekat TPS.
(ian)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
54 menit yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
3 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
7 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
8 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
8 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
10 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved