Mahasiswi China Jual Sel Telurnya untuk Beli iPhone Plus 7

Sabtu, 01 April 2017 - 14:40 WIB
Mahasiswi China Jual...
Mahasiswi China Jual Sel Telurnya untuk Beli iPhone Plus 7
A A A
SHANGHAI - Seorang mahasiswi di sebuah universitas di Shanghai, China, nekat menjual 20 sel telurnya di pasar gelap seharga 250.000 yuan atau sekitar Rp482,9 juta. Uang itu salah satunya digunakan untuk membeli iPhone Plus 7.

Praktik ilegal ini terungkap dari investigasi yang dilakukan sebuah stasiun televisi lokal. Wartawati televisi tersebut menyamar dan berpura-pura sebagai donor sel telur. Dia bertemu broker di pasar gelap di Shanghai pada 19 Februari 2017.

Laporan investigasi itu ditanyangkan awal pekan ini. Dalam penyamarannya, wartawati yang dibekali kamera tersembunyi itu, antre dengan setengah lusin perempuan lain untuk diwawancarai sang broker.

Ketika tiba pada gilirannya, dia ditanya tentang riwayat kesehatan anggota keluarganya hingga tingkat kecerdasan, termasuk nilai ujian masuk perguruan tinggi. Para donor sel telur memanfaatkan penampilan, catatan kesehatan dan tingkat pendidikan sebagai nilai tawar untuk mendapatkan harga tertinggi.

Wartawati yang menyamar itu juga kontak dengan seorang perempuan yang menjual sel telurnya kepada sang broker. Perempuan yang bertatus mahasiswi itu mengaku telah menjual 20 sel telur.

”Saya tidak berpikir ada risikonya,” katanya. ”Gadis selain saya datang ke sini dengan melakukannya untuk kedua kalinya,” ujar mahasiswi yang identitasnya tidak diungkap tersebut, seperti dikutip South China Morning Post, Sabtu (1/4/2017).

Menurut wartawati televisi tersebut, mahasiswi yang dia temui dibayar 250.000 yuan untuk sel-sel telurnya. Sebagian uang dari penjualan sel telur itu digunakan untuk membeli iPhone Plus 7.

Prosedur pengambilan sel-sel telur berlangsung di sebuah gedung perkantoran yang “disulap” seperti layaknya rumah sakit.

Broker tersebut mengatakan kepada wartawati, bahwa tenaga medis mereka merupakan ahli bedah dari rumah sakit papan atas. ”Proses ini aman, tanpa resiko dan cepat,” kata broker.

”Sebagai imbalannya, Anda menerima sejumlah besar uang. Baseline setidaknya 10.000 yuan. Ada kasus di mana beberapa donor dibayar lebih dari 100.000 yuan. Kami membayar Anda segera setelah kami mendapatkan sel telur Anda,” lanjut broker tersebut.

Mayoritas pendonor berusia 20-an tahun. Namun menurut laporan investigasi itu ada pendonor yang usianya 40-an tahun. Pihak broker tidak memungkinkan pendonor bertemu maupun kontak langsung dengan penerima sel telur.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
37 menit yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
1 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
2 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
3 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
3 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved