Lawan Iran, Saudi Berambisi Membuat Senjata Nuklir

Sabtu, 01 April 2017 - 10:16 WIB
Lawan Iran, Saudi Berambisi...
Lawan Iran, Saudi Berambisi Membuat Senjata Nuklir
A A A
WASHINGTON - Arab Saudi sedang mencari teknologi untuk membuat senjata nuklir dalam upaya melawan protensi ancaman dari Iran yang menjalankan program nuklir. Penilaian perihal ambisi Saudi ini disampaikan Institute for Science and International Security, organisasi pemantau isu-isu proliferasi global yang berbasis di Washington DC, Amerika Serikat (AS).

”Arab Saudi pada tahap awal pengembangan nuklir dan diharapkan untuk lebih aktif mencari kemampuan (membuat) senjata nuklir untuk melawan ancaman berkelanjutan yang ditimbulkan oleh Iran,” bunyi laporan organisasi tersebut.

Iran mencapai kesepakatan nuklir di era pemerintahan Barack Obama. Kesepakatan itu menuntut Iran mengekang program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi atau embargo dari negara-negara Barat.

Meski kesepakatan nuklir itu dianggap sebagai pereda ketegangan dunia, namun negara-negara Teluk sekutu AS merasa dilecehkan dengan sepak terjang Iran. Mereka menuduh Iran mendukung kelompok-kelompok “teroris”.

“Kesepakatan nuklir juga tidak menghilangkan keinginan Kerajaan (Arab Saudi) untuk mencai kemampuan (membuat) senjata nuklir dan bahkan tidak mengurangi tekanan pada Arab Saudi untuk mencocokkan kemampuannya (membuat) senjata nuklir dengan Iran dalam jangka pendek,” lanjut laporan organisasi AS itu, seperti dikutip dari The Washington Free Beacon, Sabtu (1/4/2017).

Masih menurut organisasi tersebut, upaya Saudi untuk mengejar kemampuannya dalam membuat senjata nuklir cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Negara yang dipimpin Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ini telah menyatakan niatnya untuk membangun setidaknya 16 reaktor nuklir di tahun-tahun mendatang.

”Ada sedikit alasan untuk meragukan bahwa Arab Saudi akan lebih aktif mencari kemampuan (membuat) senjata nuklir,” bunyi laporan organisasi tersebut.

Seorang pejabat pemerintah Eropa menegaskan para ahli Saudi sejak 2014 sedang mengejar kemampuan ilmiah dan tekniknya yang diperlukan untuk mengambil semua aspek dari siklus bahan bakar nuklir.
(mas)
Berita Terkait
Iran dan Arab Saudi...
Iran dan Arab Saudi Akan Bangun Kembali Hubungan Diplomatik
Arab Saudi-Iran Setuju...
Arab Saudi-Iran Setuju Lanjutkan Pembicaraan Normalisasi
Delegasi Iran Tiba di...
Delegasi Iran Tiba di Riyadh untuk Persiapkan Pembukaan Kembali Kedutaan
Pembicaraan Rekonsiliasi...
Pembicaraan Rekonsiliasi Iran-Saudi Siap ke Tingkat Lebih Tinggi
Panglima Militer Arab...
Panglima Militer Arab Saudi Berkunjung ke Iran, Ada Apa Gerangan?
Arab Saudi Resmi Akui...
Arab Saudi Resmi Akui Berunding dengan Iran, Hasil Masih Terlalu Dini
Berita Terkini
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
1 menit yang lalu
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
49 menit yang lalu
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
3 jam yang lalu
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
4 jam yang lalu
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
8 jam yang lalu
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
9 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved