AS: Sulit untuk Menghindari Jatuhnya Korban Sipil di Mosul

Kamis, 30 Maret 2017 - 21:51 WIB
AS: Sulit untuk Menghindari...
AS: Sulit untuk Menghindari Jatuhnya Korban Sipil di Mosul
A A A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) menyatakan, bila melihat denah kota Mosul dan situasi terbaru di sana, sangat sulit untuk menghindari adanya warga sipil yang menjadi korban dalam operasi anti-teror. Hal itu disampaikan militer AS saat dengar pendapat di Kongres AS.
Kepala Komando Sentral AS, Jenderal Joseph Votel mengatakan, Mosul adalah kota yang cukup padat dengan bangunan yang saling menempel dan jalanan yang sempit. Dengan tata letak kota seperti ini, Votel menyebut sangat sulit untuk melakukan serangan tanpa mengenai warga sipil.
“Saya setuju saat kami berpindah ke lingkungan perkotaan, itu akan menjadi lebih dan lebih sulit untuk menerapkan standar yang sangat tinggi untuk hal-hal yang kita lakukan, meskipun kami terus mencobanya,” ucap Votel, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (30/3).
Dia kemudian mengatakan, tidak ada perubahan dalam aturan keterlibatan di Irak. Tapi, komandan lebih dekat dengan pertempuran telah diberikan kewenangan yang lebih untuk mengurangi potensi keterlambatan dalam memberikan perintah.
Seperti diketahui, serangan yang dilakukan AS pada pekan lalu di Mosul memancing perhatian dunia internasional. Pasalnya, serangan itu dikabarkan menewaskan lebih dari 200 warga sipil Mosul dan melukai puluhan lainnya.
Sekutu dekat AS di Eropa, Jerman, mendesak adanya penyelidikan menyeluruh mengenai serangan tersebut. Sementara itu, Rusia menyerukan adanya rapat darurat di Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai hal ini.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
18 menit yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
46 menit yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
1 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
1 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
2 jam yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
2 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved