Filipina Larang Anggota Parlemen China Ke Laut China Selatan

Jum'at, 17 Maret 2017 - 17:45 WIB
Filipina Larang Anggota...
Filipina Larang Anggota Parlemen China Ke Laut China Selatan
A A A
MANILA - Militer Filipina dilaporkan melarang sejumlah anggota Parlemen dan pejabat keamanan China yang hendak berkunjung ke Laut China Selatan. Anggota Parlemen China itu hendak mendatangi salah satu pulau buatan China di kawasan tersebut.
Seorang pejabat militer Filipina mengatakan, anggota Parlemen China tersebut hendak mengunjungi pulau Thitu, yang dikenal oleh warga Filipina sebagai Pagasa. Thitu dekat Subi Reef, salah satu dari tujuh pulau buatan di Spratly.
Menurut keterangan juru bicara militer Filipina, Arsenio Andolong, larangan untuk memasuki kawasan Laut China Selatan ini tidak lain karena faktor keamanan. Dia menyebut, cuaca di kawasan Laut China Selatan sangat buruk saat anggota Parlemen China itu hendak bertolak ke kawasan sengketa tersebut.
"Mendarat di landasan pacu berpori setelah hujan lebat terlalu berbahaya. Kita akan membutuhkan setidaknya lima hari cuaca yang bagus agar landasan itu kembali aman untuk dipakai," ucap Andolong, seperti dilansir Reuters pada Jumat (17/3).
Namun, pernyataan bertolak belakang disampaikan oleh kepala militer Filipina barat, Letnan Jenderal Raul del Rosario. Dia menyebut larangan ini dikarenakan mereka khawatir mengenai pandangan China terkait perjalanan ke pulau Thitu tersebut.
"Itu adalah wilayah yang diperebutkan, yang tidak 100 persen milik kita. Itu sebabnya kami prihatin jika Anda terbang ke sana. Setiap kali sebuah pesawat terbang di sana, itu akan memunculkan peringatan dan, ada saat-saat, kehadiran pesawat itu seperti membawa cerwat ke sana," ucap Rosario.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
40 menit yang lalu
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
1 jam yang lalu
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
2 jam yang lalu
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
3 jam yang lalu
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
11 jam yang lalu
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
12 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved