Wapres Filipina Tolak Kebijakan Anti-Narkoba Duterte

Rabu, 15 Maret 2017 - 20:29 WIB
Wapres Filipina Tolak...
Wapres Filipina Tolak Kebijakan Anti-Narkoba Duterte
A A A
MANILA - Kebijakan anti-narkoba yang diterapkan oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte terus mendapatkan penolakan. Terbaru, penolakan tersebut datang dari wakil Duterte, yakni Leni Robredo.
Dalam sebuah pesan video yang ditujukan untuk Dewan HAM PBB, Robredo menyatakan kebijakan yang diambil Duterte tidaklah tepat. Menurutnya, kekerasan tidak akan bisa menyelesaikan masalah narkoba di Filipina.
Dia menyebut, kebijakan Duterte adalah kebijakan putus asa dan kejam. Lebih dari 8.000 orang telah tewas sejak Duterte memulai perang melawan narkoba ketika dia menjabat pada 30 Juni.
"Jumlah jenzah yang disebabkan oleh pembunuhan terkait narkoba terus berkembang," kata Robredo dalam pernyataan video yang diunggah di YouTube, seperti dilansir Reuters pada Rabu (15/3).
"Kami sekarang melihat beberapa statistik sangat suram: sejak Juli tahun lalu, lebih dari 7.000 orang telah tewas dalam eksekusi jalanan. Masyarakat kami membutuhkan tidak lebih dari lingkungan yang aman," sambungnya.
Penolakan Robredo terhadap kebijakan Duterte sejatinya bukanlah hal yang mengejutkan. Keduanya berasal dari dua partai politik yang bertentangan, dengan pandangan plitik yang sangat berbeda.
Hal ini bisa terjadi karena di Filipina pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dilakukan terpisah, sehingga melihat adanya Presiden dan Wakil Presiden berasal dari partai yang bermusuhan bukanlah hal yang baru di negara tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
46 menit yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
1 jam yang lalu
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
1 jam yang lalu
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
2 jam yang lalu
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
3 jam yang lalu
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
4 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved