Mengamuk, Massa Turki Lempari Konsulat Belanda dengan Telur

Senin, 13 Maret 2017 - 07:37 WIB
Mengamuk, Massa Turki...
Mengamuk, Massa Turki Lempari Konsulat Belanda dengan Telur
A A A
ANKARA - Massa pengunjuk rasa Turki mengamuk di luar kantor Konsulat Belanda di Istanbul, hari Minggu waktu setempat. Mereka melempari kantor Konsulat Belanda dengan telur untuk melampiaskan kemarahan setelah Belanda Menteri Luar Negeri Turki mendarat di Rotterdam dan mendeportasi menteri Turki lainnya.

Meskipun diguyur hujan, ratusan pengunjuk rasa membawa bendera nasional Turki di luar kantor Konsulat Belanda. Mereka juga membawa spanduk bertuliskan ”yes”, sebuah spanduk yang mengacu pada referendum konstitusi untuk memperluas kekuasaan Presiden Recep Tayip Erdogan.

Beberapa demonstran meneriakkan slogan-slogan anti-Belanda. Demonstrasi serupa juga terjadi di depan kantor Kedutaan Besar Belanda di Ankara. Menurut laporan Anadolu, yang dikutip Senin (13/3/2017), demonstrasi di luar Kedutaan Belanda dilakukan ratusan pengunjuk rasa.

Pada hari Sabtu, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu berencana kampanye di hadapan warga Turki di Rotterdam, Belanda, untuk mencari dukungan referendum konstitusi yang digelar 16 April mendatang. Namun, pesawat yang membawa Menlu Cavusoglu dilarang mendarat di Rotterdam oleh otoritas terkait di Belanda.

Menurut data statistik resmi, ada hampir 400.000 warga etnis Turki tinggal di Belanda pada 2013. Turki menganggap parlakuan Belanda terhadap menterinya sebagai pengusiran. Selain Menlu Cavusoglu, pada hari yang sama, Menteri Urusan Keluarga Turki Fatma Betul Sayan diadang dan dilarang masuk ke kantor Konsulat Turki di Rotterdam oleh para polisi Belanda.

Dalam sebuah rekaman yang disiarkan NOS News, Sayan dikepung para polisi Belanda setelah keluar dari mobilnya untuk menuju kantor konsulat. Pihak Amsterdam melarang kedua menteri Turki itu berkampanye referendum di Belanda.

“Polisi Belanda memperlakukan delegasi Turki secara keras dan kasar, meskipun kekebalan diplomatik melekat pada para anggota (delegasi),” kata Sayan setelah tiba di Istanbul karena dideportasi oleh Belanda. Sayan anggap apa yang dia alami sebagai pengusiran.

Tindakan Belanda sudah dibalas pemerintah Erdogan dengan menutup sementara kantor Kedutaan dan Konsulat Belanda di Turki. Ankara juga tidak menghendaki Duta Besar Belanda untuk Turki yang sedang cuti kembali ke Turki.

Tak hanya itu, Erdogan juga mengeluarkan komentar hinaan yang keras pada Belanda. Erdogan menyebut Belanda sebagai sisa-sisa Nazi dan kaum fasis.

Sementara itu, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mendesak Turki untuk meminta maaf atas komentar Erdogan yang dia sebut “tidak bisa diterima”. PM Rutte juga memperingatkan bahwa Belanda akan mengambil tindakan penanggulangan jika retorika dari Ankara tidak berubah.
(mas)
Berita Terkait
Murka Disebut Teroris,...
Murka Disebut Teroris, Erdogan Tuntut Politisi Anti Islam Belanda
Yilmaz Bikin Hatrick,...
Yilmaz Bikin Hatrick, Turki Gasak Belanda pada Laga Pertama Kualifikasi Piala Dunia
Peramal Gempa Turki:...
Peramal Gempa Turki: Beberapa Hari Lagi Dunia Diguncang Gempa Besar 8 SR, Hingga Indonesia
Preview Turki vs Belanda:...
Preview Turki vs Belanda: Der Oranje Mencium Aroma Dendam
Turki Tuduh Barat Kobarkan...
Turki Tuduh Barat Kobarkan Perang Psikologis
Memphis Depay Tampil...
Memphis Depay Tampil Ciamik Bersama Belanda dan Barca
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
53 menit yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
4 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
5 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
6 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
7 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
8 jam yang lalu
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved