Pembalasan Erdogan: Turki Tutup Kedutaan dan Konsulat Belanda

Minggu, 12 Maret 2017 - 05:13 WIB
Pembalasan Erdogan:...
Pembalasan Erdogan: Turki Tutup Kedutaan dan Konsulat Belanda
A A A
ANKARA - Pemerintah Presiden Recap Tayyip Erdogan marah atas tindakan Belanda yang melarang menteri Turki memasuki kantor Konsulat Turki di Rotterdam. Pemerintah Erdogan membalasnya dengan menutup Kedutaan dan Konsulat Belanda di Turki.

Menteri Urusan Keluarga Turki Fatma Betul Sayan diadang para polisi Belanda ketika hendak memasuki kantor Konsulat Turki di Rotterdam. Dalam sebuah rekaman yang disiarkan NOS News, Sayan dikepung para polisi Belanda setelah keluar dari mobilnya untuk menuju kantor konsulat.

Kejadian itu hanya berselang beberapa jam setelah pesawat Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dilarang mendarat di Rotterdam. Menlu Cavusoglu sedianya ingin pidato kampanye di hadapan massa pro-Erdogan di Rotterdam untuk mencari dukungan referendum konstitusi Turki yang digelar 16 April mendatang. Referendum itu untuk memperluas kewenangan presiden Turki.

Baca:
Berseteru, Erdogan Sebut Belanda Sisa-sisa Nazi dan Kaum Fasis

Pemerintah Belanda melarang para menteri Turki itu berkampanye di depan massa pro-Erdogan karena alasan keamanan. Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa tindakan Belanda bukan bermaksud anti-demokrasi, tapi karena massa pro-Erdogan tidak mematuhi peraturan berwenang setempat yang bisa membahayakan keamanan Belanda.

Sumber di Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan penutupan Kedutaan Besar dan Konsulat Belanda di Turki karena alasan keamanan, sebuah alasan yang sama seperti yang digunakan Belanda ketika melarang para menteri Turki menemui massa pro-Erdogan di Rotterdam.

Baca juga:
Dikepung Polisi, Menteri Turki Dilarang Memasuki Konsulat di Belanda


Tempat tinggal Duta Besar, kuasa usaha dan Konsul Jenderal Belanda di Turki juga ditutup. Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan menegaskan bahwa Ankara untuk sementara tidak menghendaki Duta Besar Belanda yang sedang cuti kembali ke Turki.

”Ini telah dijelaskan kepada rekan-rekan kami bahwa keputusan penutupan ini diambil sebagai perlawanan Turki dan masyarakat Turki di Belanda yang akan menyebabkan masalah diplomatik, politik, ekonomi dan yang lain secara serius,” bunyi pernyataan kementerian Luar Negeri Turki seperti dikutip Reuters, Minggu (12/3/2017).
(mas)
Berita Terkait
Murka Disebut Teroris,...
Murka Disebut Teroris, Erdogan Tuntut Politisi Anti Islam Belanda
Yilmaz Bikin Hatrick,...
Yilmaz Bikin Hatrick, Turki Gasak Belanda pada Laga Pertama Kualifikasi Piala Dunia
Peramal Gempa Turki:...
Peramal Gempa Turki: Beberapa Hari Lagi Dunia Diguncang Gempa Besar 8 SR, Hingga Indonesia
Preview Turki vs Belanda:...
Preview Turki vs Belanda: Der Oranje Mencium Aroma Dendam
Turki Tuduh Barat Kobarkan...
Turki Tuduh Barat Kobarkan Perang Psikologis
Memphis Depay Tampil...
Memphis Depay Tampil Ciamik Bersama Belanda dan Barca
Berita Terkini
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
4 menit yang lalu
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
42 menit yang lalu
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
1 jam yang lalu
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
1 jam yang lalu
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
3 jam yang lalu
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved