Justin Bieber KW Diduga Cabuli 157 Anak Diseluruh Dunia

Kamis, 09 Maret 2017 - 16:35 WIB
Justin Bieber KW Diduga...
Justin Bieber KW Diduga Cabuli 157 Anak Diseluruh Dunia
A A A
SYDNEY - Seorang pria yang menyamar sebagai Justin Bieber di dunia maya didakwa telah melakukan lebih dari 900 kejahatan seks terhadap anak-anak di Australia. Menurut pihak kepolisian Queensland Pria berusia 42 tahun itu menyamar sebagai penyanyi asal Kanada untuk mendapatkan gambar eksplisit dari anak-anak.

Pelaku didakwa dengan 931 kejahatan, termasuk tiga pemerkosaan, yang diduga melibatkan 157 korban di seluruh dunia. Detektif Inspektur Jon Rouse menyebut tuduhan tersebut sangat mengejutkan dan memperingatkan kepada para penggemar dari penyanyi muda itu dan para orang tua untuk waspada.

"Fakta bahwa begitu banyak anak-anak yang bisa percaya bahwa mereka berkomunikasi dengan selebriti tertentu menyoroti pentingnya untuk memikirkan kembali secara serius tentang cara kita sebagai masyarakat mendidik anak-anak kita tentang keamanan online," kata Rouse seperti dikutip dari BBC, Kamis (9/3/2017).

Polisi Queensland mengkonfirmasi jika penyelidikan juga melibatkan otoritas internasional. Menurut media lokal mereka melibatkan polisi Jerman dan Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS). Lima puluh korban diduga berada di AS, enam berada di Australia, sementara 101 berada di negara yang tidak disebutkan namanya.

Pria itu sudah menghadapi tuduhan di Queensland karena memiliki materi eksploitatif dan dandanan anak-anak, tapi 931 tuduhan ditambahkan pekan ini setelah polisi menggeledah komputernya. Dakwaan terbaru, terjadi pada tahun 2007, termasuk tiga tuduhan perkosaan dan lima dari pencabulan terhadap anak di bawah 12 tahun.

"Pelaku telah menggunakan "multiple platform online" termasuk Facebook dan Skype untuk berkomunikasi dengan anak-anak," kata polisi.

Rouse mengatakan jumlah tuduhan itu menunjukkan jangkauan global dan keterampilan pelaku kejahatan seks terhadap anak dalam mendekati dan merayu korban. Ia pun mendesak orang tua untuk membantu menjaga anak-anak saat online.

Pria itu akan menjalani pengadilan di Brisbane pada tanggal 6 April mendatang.
(ian)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Kemampuan Rudal China...
Kemampuan Rudal China Melesat, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Pertahanan Misil
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
2 jam yang lalu
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
2 jam yang lalu
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
3 jam yang lalu
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
3 jam yang lalu
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
4 jam yang lalu
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved