Hasil Otopsi, Racun VX Sebabkan Kelumpuhan Sangat Serius pada Jong-nam

Minggu, 26 Februari 2017 - 12:50 WIB
Hasil Otopsi, Racun...
Hasil Otopsi, Racun VX Sebabkan Kelumpuhan Sangat Serius pada Jong-nam
A A A
KUALA LUMPUR - Menteri Kesehatan Malaysia mengatakan racun saraf menyebabkan kelumpuhan sangat serius yang berujung pada tewasnya Kim Jong-nam. Saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un itu diketahui diracun dengan racun saraf VX, yang masuk dalam kategori salah satu bahan kimia senjata pemusnah massal.

Subramaniam Sathasivam mengatakan temuan racun VX oleh departemen kimia negara dikonfirmasi oleh hasil otopsi rumah sakit. Hasil otopsi menyatakan bahwa zat kimia telah menyebabkan kelumpuhan sangat serius yang menyebabkan kematian dalam waktu yang sangat singkat. "Racun VX dapat menyebabkan kematian yang sangat cepat dalam dosis yang tinggi," kata Subramaniam seperti dikutip dari Telegraph, Minggu (26/2/2017).

VX adalah racun yang sangat kuat dengan tingkat konsistensi seperti oli motor. Bahan kimia berbau itu dengan jumlah yang tidak lebih banyak dari butir garam cukup untuk membunuh seseorang. Zat ini dapat terhirup, tertelan, atau terserap melalui kulit. Kemudian dalam hitungan beberapa detik, dapat menyebabkan berbagai gejala mulai dari penglihatan yang kabur dan sakit kepala. Paparan kemudian menimbulkan kejang-kejang, kelumpuhan, kegagalan pernapafasan dan kematian.

Kim Jong-nam tewas di Bandara Internasional Kuala Lumpur 2 (KLIA 2) pada 13 Februari lalu. Saat itu, ia tengah menunggu penerbangan ke Makau. Kemudian dua orang wanita menghampirinya dan salah satunya kemudian menyapukan sapu tangan ke mukanya.

Selang beberapa menit kemudian, Jong-nam mendatangan meja informasi dan dibantu oleh seorang pegawai maskapai ia diantar menuju klinik bandara. Jong-nam tewas saat dalam perjalanan menuju ke rumah sakit.
(ian)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
2 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
3 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
4 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
6 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
7 jam yang lalu
Infografis
Sangat Langka, Pada...
Sangat Langka, Pada 2030 Umat Islam Akan Temui 2 Kali Ramadan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved