Pria Amerika Nikahi Seorang Ibu Beserta Putrinya

Jum'at, 10 Februari 2017 - 05:38 WIB
Pria Amerika Nikahi...
Pria Amerika Nikahi Seorang Ibu Beserta Putrinya
A A A
PENNSYLVANIA - Seorang pria di Shamokin, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) bernama Christopher Buckley, 44, dituduh menjalankan praktik bigami. Dia menikahi seorang wanita dan setahun kemudian menikahi putri dari wanita tersebut.

Christopher Buckley alias Christopher Hauptmann menikahi Shannon Deitrich-Durovik, 43, pada November 2015 di Florida dan tidak mengajukan gugatan cerai. Setahun kemudian, pria itu menikahi Kaylee Hauptmann, 18, pada September 2016.

Kenekatannya menikahi seorang ibu dan putrinya dalam waktu yang terpaut setahun ini membuatnya berurusan dengan hukum. Dia telah dibawa ke pengadilan dan menghadapi empat dakwaan termasuk kepemilikan senjata api dan pemalsuan identitas.

Hakim Distrik Shamokin John Gembic diberitahu bahwa Hauptmann menikahi seorang ibu sekaligus putrinya dalam waktu yang tak terpaut lama.

”Ini kasus yang aneh,” kata Hakim Gembic saat Detektif Northumberland County Degg Stark menyampaikan tuduhan.

Stark mengatakan bahwa pihaknya menyadari praktik bigami yang dijalani Hauptmann setelah kantor pengacara di Northumberland County mengungkap ada seorang pria yang menggunakan nama alias dan memiliki senjata api yang diduga melakukan tindakan pidana.

Hauptmann ditahan di penjara setelah tidak mampu untuk membayar uang jaminan pembebasan hingga jutaan dolar.

Jaksa pengadilan, Tony Matulewicz, mengatakan rumah yang ditempati Hauptmann dan Kaylee digeledah pihak berwenang pada minggu.

Menurut Hakim Gembic, Deitrich-Durovik kepada pihak berwenang sudah mengungkapkan pernikahannya dengan Hauptmann yang berlangsung pada November 2015 di Florida. Wanita yang menunjukkan surat nikah itu tidak digugat maupun menggugat cerai.

Dalam penyelidikan, Hauptmann terungkap telah membeli pistol berkaliber 40mm pada tahun 2012 dan pistol berkaliber 9mm pada tahun berikutnya. Pembelian pistol-pistol itu dengan menggunakan nama Hauptmann.

Pada Juli tahun lalu, dia memperoleh izin untuk menyembunyikan senjata. Namun ketika dia mendaftarkan izin lagi dengan nama Christopher Buckley, ditolak dan membuatnya diselidiki atas dugaan melakukan tindak pidana.

Hauptmann dan Kaylee mengoperasikan sebuah bisnis di Coal Township. “Kami masih beroperasi,” kata Kaylee. ”Saya tidak akan mengomentari kasus ini atau klaim ibu saya,” imbuh dia, seperti dikutip news.com.au, Jumat (10/2/2017).
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
IRGC: Serangan Balasan...
IRGC: Serangan Balasan ke Kuwait dan Bahrain Harus Jadi Pelajaran bagi AS
1 jam yang lalu
Iran Klaim Belum Gunakan...
Iran Klaim Belum Gunakan Semua Senjata Andalannya
2 jam yang lalu
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
3 jam yang lalu
4 Alasan Iran Kini Lebih...
4 Alasan Iran Kini Lebih Siap Hadapi Serangan AS, Sudah Memahami Musuh
4 jam yang lalu
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
5 jam yang lalu
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
6 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved