Pentagon: Jika Korut Tembakkan Nuklir, AS Merespons Luar Biasa

Jum'at, 03 Februari 2017 - 11:22 WIB
Pentagon: Jika Korut...
Pentagon: Jika Korut Tembakkan Nuklir, AS Merespons Luar Biasa
A A A
SEOUL - Kepala Pentagon James Mattis memperingatkan Korea Utara (Korut) bahwa Amerika Serikat (AS) dipastikan memberi respons “luar biasa” dan “efektif” jika Pyongyang nekat menembakkan senjata nuklir. Peringatan Menteri Pertahanan AS itu disampaikan saat berkunjung ke Seoul, Korea Selatan, selama dua hari.

”Setiap serangan terhadap AS, atau sekutu kami, akan dikalahkan, dan penggunaan senjata nuklir akan bertemu dengan respons yang efektif dan luar biasa,” ujar Mattis di kantor Kementerian Pertahanan Korea Selatan, Jumat (3/2/2017).

Peringatan Mattis ini muncul di tengah kekhawatiran bahwa rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korut sudah menyiapkan diri untuk menguji tembak rudal balistik terbaru.

Pyongyang yang sudah menguji tembak lebih dari 20 rudal sejak tahun lalu dan dua kali melakukan uji coba senjata nuklir sudah berulang kali mengancam akan menghancurkan AS dan sekutunya, Korea Selatan.

Korut kembali menjadi sorotan Pentagon setelah kelompok think tank 38 North merilis citra satelit yang menunjukkan bahwa reaktor nuklir Yongbyon yang memproduksi plutonium diaktifkan lagi. Pengaktifan reaktor itu diduga kuat untuk pembuatan bom nuklir.

”Korut terus meluncurkan rudal, mengembangkan program senjata nuklirnya dan terlibat dalam retorika dan perilaku yang mengancam,” kata Mattis, seperti dikutip Reuters.

Tindakan Korut telah mendorong AS dan Korea Selatan untuk merespons dengan memperkuat pertahanan Seoul. Salah satunya dengan mematangkan rencana penyebaran sistem rudal pertahanan AS yang dikenala dengan nama Terminal High Altitude Area Defence (THAAD), di Korea Selatan akhir tahun ini.

China dan Rusia telah memprotes rencana penyebaran sistem rudal THAAD. Alasannya, sistem rudal itu bisa menggoyahkan keseimbangan keamanan regional.

Menteri Pertahanan Korea Selatan Han Min-koo menegaskan kembali bahwa rencana sistem rudal THAAD sudah positif. Dia sudah membahasnya dengan Mattis sejak Kamis kemarin.

”Dihadapkan dengan situasi keamanan yang parah saat ini, kunjungan Menteri Mattis ke Korea juga membicarakan peringatan terkuat terhadap Korut,” ujar Han.
(mas)
Berita Terkait
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Korea Utara Marah Kapal...
Korea Utara Marah Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
11 menit yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
33 menit yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
2 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
3 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
3 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved