Gedung Putih Tegaskan Akan Merespon Uji Coba Rudal Iran
Jum'at, 03 Februari 2017 - 03:45 WIB
Gedung Putih Tegaskan Akan Merespon Uji Coba Rudal Iran
A
A
A
WASHINGTON - Gedung Putih mengatakan akan menanggapi uji coba rudal balistik yang dilakukan oleh Iran akhir pekan lalu dan tindakan permusuhan lainnya. Pernyataan ini dikeluarkan sehari setelah penasihat keamanan nasional Presiden Donald Trump menempatkan Teheran dalam perhatian khusus. Namun, Gedung Putih tidak memberikan rincian apapun terkait bentuk tanggapan tersebut.
"Kami memberikan perkembangan lebih lanjut kepada Anda tentang tindakan tambahan ini, tapi sangat jelas penasehat keamanan nasional Michael Flynn telah memberikan peringatan untuk memastikan bahwa Iran mengertai jika mereka berada dalam perhatian khusus bahwa hal itu bukan untuk tidak direspon," kata juru bicara Gedung Putih Sean Spicer seperti dikutip dari Reuters, Jumat (3/2/2017).
Sebelumnya penasehat luar negeri pemimpin spiritual Iran, Ali Akbar Velayati, mengatakan Iran akan terus melakukan uji coba rudal karena tidak melanggar kesepakatan nuklir dan resolusi Dewan Keamanan PBB. Ia bahkan mengatakan Iran telah sering mendapat ancaman terkait uji coba rudalnya tersebut.
"Ini bukan pertama kalinya bahwa orang yang tidak berpengalaman telah mengancam Iran. Iran adalah kekuatan terkuat di wilayah ini dan memiliki banyak kekuatan politik, ekonomi, dan militer. AS harus berhati-hati saat membuat ancaman kosong ke Iran," kata Velayati.
Iran telah melakukan uji coba rudal dengan meluncurkan rudal balistik jarak menengah pada hari Minggu. Rudal tersebut tidak meledak setelah meluncur sejauh 1.010 km.
"Kami memberikan perkembangan lebih lanjut kepada Anda tentang tindakan tambahan ini, tapi sangat jelas penasehat keamanan nasional Michael Flynn telah memberikan peringatan untuk memastikan bahwa Iran mengertai jika mereka berada dalam perhatian khusus bahwa hal itu bukan untuk tidak direspon," kata juru bicara Gedung Putih Sean Spicer seperti dikutip dari Reuters, Jumat (3/2/2017).
Sebelumnya penasehat luar negeri pemimpin spiritual Iran, Ali Akbar Velayati, mengatakan Iran akan terus melakukan uji coba rudal karena tidak melanggar kesepakatan nuklir dan resolusi Dewan Keamanan PBB. Ia bahkan mengatakan Iran telah sering mendapat ancaman terkait uji coba rudalnya tersebut.
"Ini bukan pertama kalinya bahwa orang yang tidak berpengalaman telah mengancam Iran. Iran adalah kekuatan terkuat di wilayah ini dan memiliki banyak kekuatan politik, ekonomi, dan militer. AS harus berhati-hati saat membuat ancaman kosong ke Iran," kata Velayati.
Iran telah melakukan uji coba rudal dengan meluncurkan rudal balistik jarak menengah pada hari Minggu. Rudal tersebut tidak meledak setelah meluncur sejauh 1.010 km.
(ian)