Duterte Akan Libatkan Militer, Perang Narkoba Bakal Lebih Ganas

Kamis, 02 Februari 2017 - 15:37 WIB
Duterte Akan Libatkan...
Duterte Akan Libatkan Militer, Perang Narkoba Bakal Lebih Ganas
A A A
MANILA - Perang melawan narkoba di Filipina bisa berubah lebih ganas setelah Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan melibatkan militer di dalamnya. Duterte akan menandatangani sebuah perintah eksekutif tentang otorisasi militer untuk bergabung dalam perang terhadap narkoba dengan dalih narkoba menjadi ancaman keamanan nasional.

Kendati demikian, Duterte merasa belum perlu untuk mengumumkan keadaan darurat di negaranya terkait perang melawan narkoba. Selama ini, perang melawan narkoba dengan target gembong dan pecandu narkoba menjadi tanggung jawab Kepolisian Nasional Filipina.

Pengumuman dari Duterte pada Kamis (2/2/2017) ini muncul sehari setelah Kementerian Pertahanan Filipina meminta Duterte untuk ikut membantu dalam perang melawan narkoba dan mengejar para “polisi nakal”. Korban tewas selama perang melawan narkoba dimulai beberapa bulan lalu sudah lebih dari 6 ribu jiwa.

“Mereka (pasukan militer) membutuhkan perintah resmi direktif presiden untuk melayani sebagai dasar hukum bagi pasukan kami,” bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Filipina, seperti dikutip Reuters.

Duterte pada hari Selasa lalu telah memberi isyarat pada militer untuk berpartisipasi dalam perang melawan narkoba. Militer diharapkan Duterte menyererat pada ”polisi bandit” ke pengadilan.

Presiden Duterte sudah membubarkan Badan Anti-Narkoba di Kepolisian Nasional Filipina. Duterte malu setelah para oknum “polisi nakal” menculik dan membunuh pengusaha Korea Selatan untuk tebusan dengan dalih merazia narkoba. Tapi, Duterte bertekad membentuk badan baru dengan nama yang belum diungkapkan.
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
58 menit yang lalu
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
1 jam yang lalu
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
2 jam yang lalu
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
3 jam yang lalu
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
4 jam yang lalu
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
5 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved