Uni Afrika Dukung Penarikan Massal dari ICC

Kamis, 02 Februari 2017 - 02:47 WIB
Uni Afrika Dukung Penarikan...
Uni Afrika Dukung Penarikan Massal dari ICC
A A A
ADDIS ABABA - Uni Afrika (UA) menyerukan penarikan massal negara anggotanya dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Namun, resolusi itu tidak mengikat dengan Nigeria dan Senegal menentang seruan tersebut.

UA mengambil keputusan itu setelah terjadi perdebatan dalam KTT Kepala Negara tahunan di Addi Ababa, Afrika Selatan. Bagian dari resolusi itu juga mengatakan UA akan mengadakan pembicaraan dengan Dewan Keamanan PBB untuk mendorong reformasi ICC, seperti dikutip dari BBC, Kamis (2/2/2017).

Sebelumnya, Afrika Selatan dan Burundi telah memutuskan untuk menarik diri. Keduanya menuduh ICC telah meruntuhkan kedaulatan mereka dan bersikap tidak adil terhadap negara Afrika. Namun ICC membantah tuduhan itu dan bersikeras memberikan keadilan bagi korban kejahatan perang di Afrika.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Sudah Omar al-Bashir yang dicari oleh ICC atas tuduhan genosida di Darfur turut hadir. Pada 2015, pengadilan Afrika Selatan mengkritik pemerintahan Presiden Jacob Zuma karena gagal untuk menangkap Bashir ketika ia menghadiri pertemuan UA di kota utama, Johannesburg.

Pemerintah kemudian mengumumkan bahwa mereka menarik diri dari ICC karena tidak ingin mengeksekusi perintah penangkapan yang akan mengakibatkan "perubahan rezim".

Sekedar informasi, sebanyak 34 negara Afrika telah menandatangani Statuta Roma yang mengatur ICC.
(ian)
Berita Terkait
4 Alasan Neokolonialisme...
4 Alasan Neokolonialisme Barat di Afrika Hancur, Salah Satunya Membeli Uranium dengan Harga Murah
Rusia Akan Kirim Pupuk...
Rusia Akan Kirim Pupuk Gratis ke Negara-negara Afrika
5 Alasan Konflik ECOWAS...
5 Alasan Konflik ECOWAS Bisa Memicu Perang Baru di Afrika
Agama Warga Negara Guinea...
Agama Warga Negara Guinea dan Persentasenya
Presiden Tertua di Dunia...
Presiden Tertua di Dunia Ini Kembali Calonkan Diri
Siapa Yoweri Museveni?...
Siapa Yoweri Museveni? Mantan Bintang Pop yang Sudah Berkuasa 40 Tahun di Uganda
Berita Terkini
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
44 menit yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
1 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
2 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
2 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
4 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved