Bentrok, Pasukan Israel Tembak Mati Warga Palestina
Minggu, 29 Januari 2017 - 22:32 WIB
Bentrok, Pasukan Israel Tembak Mati Warga Palestina
A
A
A
NABLUS - Sumber medis mengatakan seorang warga Palestina ditembak mati dan lima lainnya luka-luka oleh tentara Israel di kamp Jenin, Tepi Barat yang diduduki. Warga Palestina yang ditewas di ketahui bernama Mohammed Abu Khalifa (19).
Disitat dari Al Arabiya, Minggu (29/1/2017), penembakan itu terjadi setelah pasukan Israel menyerang kamp Jenin. Hal ini memicu bentrokan dengan pemuda Palestina, seperti dikatakan oleh para pejabat keamanan Palestina.
Sementara seorang juru bicara militer Israel mengatakan tentara melepaskan tembakan setelah memasuki kamp dan diserang dengan alat peledak. "Menghadapi bahaya, tentara menembaki penggerak utama kekerasan," katanya sembari menambahkan tak satu pun dari tentara Israel terluka.
Gelombang serangan Palestina yang meletus pada bulan Oktober 2015 mengakibatkan kematian 252 warga Palestina, 40 warga Israel, dua orang Amerika, Yordania, seorangwarga Eritrea dan Sudan.
Sebagian besar warga Palestina tewas membawa pisau, senjata atau melakukan serangan mobil, menurut pihak berwenang Israel. Sementara sejumlah lainnya tewas selama aksi protes, dalam bentrokan atau serangan udara di Gaza.
Israel menyalahkan hasutan oleh para pemimpin Palestina dan media sebagai penyebab utama kekerasan.
Pemerintah Israel telah menyita mayat warga Palestina yang tewas sejak kekerasan dimulai. Israel menyimpang mereka selama berbulan-bulan sebagai sarana pencegahan dan untuk mencegah bentrokan selama pemakaman.
Disitat dari Al Arabiya, Minggu (29/1/2017), penembakan itu terjadi setelah pasukan Israel menyerang kamp Jenin. Hal ini memicu bentrokan dengan pemuda Palestina, seperti dikatakan oleh para pejabat keamanan Palestina.
Sementara seorang juru bicara militer Israel mengatakan tentara melepaskan tembakan setelah memasuki kamp dan diserang dengan alat peledak. "Menghadapi bahaya, tentara menembaki penggerak utama kekerasan," katanya sembari menambahkan tak satu pun dari tentara Israel terluka.
Gelombang serangan Palestina yang meletus pada bulan Oktober 2015 mengakibatkan kematian 252 warga Palestina, 40 warga Israel, dua orang Amerika, Yordania, seorangwarga Eritrea dan Sudan.
Sebagian besar warga Palestina tewas membawa pisau, senjata atau melakukan serangan mobil, menurut pihak berwenang Israel. Sementara sejumlah lainnya tewas selama aksi protes, dalam bentrokan atau serangan udara di Gaza.
Israel menyalahkan hasutan oleh para pemimpin Palestina dan media sebagai penyebab utama kekerasan.
Pemerintah Israel telah menyita mayat warga Palestina yang tewas sejak kekerasan dimulai. Israel menyimpang mereka selama berbulan-bulan sebagai sarana pencegahan dan untuk mencegah bentrokan selama pemakaman.
(ian)