Redakan Ketegangan, Trump-Nieto Berbicara via Telepon
Sabtu, 28 Januari 2017 - 16:05 WIB
Redakan Ketegangan, Trump-Nieto Berbicara via Telepon
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan telah melakukan percakapan via telepon dengan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto. Pembicaraan itu dilakukan setelah keduanya terlibat ketegangan terkait pembangunan tembok di sepanjang perbatasan.
Dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May, Trump mengatakan terlibat pembicaraan yang sangat ramah dengan Presiden Meksiko. Dalam pembicaraan itu, Trump mengatakan keduanya membahas hubungan yang adil tetapi ditegaskan tidak akan mundur dari rencana semula.
"Saya sudah sangan tegas kepada Meksiko. Saya mempunyai hubungan yang hebat dengan Meksiko. AS tidak bisa terus kehilangan sejumlah besar bisnisnya," kata Trump seperti dikutip dari Fox News, Sabtu (28/1/2017).
Trump menambahkan bahwa dibawah kepemimpinannya, AS tidak akan lagi menjadi negara yang tidak tahu apa yang dilakukannya.
Gedung Putih tidak mengungkapkan siapa yang memulia panggilan telepon. Gedung Putih juga tidak mengungkapkan apakah pembicaraan itu menyangkut pembangunan dinding di sepanjang perbatasan AS-Meksiko dan memaksa negara tetangganya untuk membiayainya.
Kantor kepresidenan Meksiko membenarkan pembicaraan via telepon ini. "Sehubungan dengan pembiayaan untuk dinding perbatasan, kedua presiden mengakui perbedaan yang jelas dan sikap yang sangat umum diantara mereka pada masalah yang sangat sensitif ini," bunyi pernyataan yang dikeluarkan kantor Presiden Nieto.
"Kedua presiden juga sepakat untuk saat ini tidak berbicara secara terbuka tentang masalah yang kontroversial ini," sambung pernyataan itu.
Dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May, Trump mengatakan terlibat pembicaraan yang sangat ramah dengan Presiden Meksiko. Dalam pembicaraan itu, Trump mengatakan keduanya membahas hubungan yang adil tetapi ditegaskan tidak akan mundur dari rencana semula.
"Saya sudah sangan tegas kepada Meksiko. Saya mempunyai hubungan yang hebat dengan Meksiko. AS tidak bisa terus kehilangan sejumlah besar bisnisnya," kata Trump seperti dikutip dari Fox News, Sabtu (28/1/2017).
Trump menambahkan bahwa dibawah kepemimpinannya, AS tidak akan lagi menjadi negara yang tidak tahu apa yang dilakukannya.
Gedung Putih tidak mengungkapkan siapa yang memulia panggilan telepon. Gedung Putih juga tidak mengungkapkan apakah pembicaraan itu menyangkut pembangunan dinding di sepanjang perbatasan AS-Meksiko dan memaksa negara tetangganya untuk membiayainya.
Kantor kepresidenan Meksiko membenarkan pembicaraan via telepon ini. "Sehubungan dengan pembiayaan untuk dinding perbatasan, kedua presiden mengakui perbedaan yang jelas dan sikap yang sangat umum diantara mereka pada masalah yang sangat sensitif ini," bunyi pernyataan yang dikeluarkan kantor Presiden Nieto.
"Kedua presiden juga sepakat untuk saat ini tidak berbicara secara terbuka tentang masalah yang kontroversial ini," sambung pernyataan itu.
(ian)