Klaim Nabi Muhammad Akan Nikahi Ibu Yesus, Ilmuwan Mesir Picu Kemarahan

Sabtu, 28 Januari 2017 - 09:04 WIB
Klaim Nabi Muhammad...
Klaim Nabi Muhammad Akan Nikahi Ibu Yesus, Ilmuwan Mesir Picu Kemarahan
A A A
KAIRO - Seorang ilmuwan Mesir telah memicu kemarahan komunitas Kristen di negara itu setelah dia mengklaim Nabi Muhammad akan menikahi perawan Maria, ibu Yesus, di surga. Klaim itu dibuat di acara televisi yang disaksikan banyak orang.

Dr Salem Abdel Galil merupakan ilmuwan di Universitas Al-Azhar, universitas bergengsi di Kairo. Galil telah dituntut meminta maaf atas klaim kontroversial yang dia buat,

”Hanya ada empat perempuan yang sempurna,” katanya kepada pemirsa televisi. “Maryam (Maria), dengan siapa dia, Asiah (istri Firaun), Khadijah binti Khuwailid (istri pertama Nabi Muhammad), dan Fatima putri Nabi Muhammad. Salam dan doa untuk dia dan nabi kita,” kata Galil.

”Nabi sendiri menunjuk ke posisi tinggi (pada) Maryam. Dia terpilih di antara istri-istri. Empat wanita dipilih (termasuk) dengan Maryam. Dan Maryam adalah yang pertama di antara mereka! Dan dia akan menjadi istri favorit (Nabi) Muhammad kami di surga, dan dia akan menjadi orang pertama yang masuk surga bersama-sama dengan para nabi terbesar. Dan bukan hanya dengan para nabi, tetapi dengan nabi terbesar!,” lanjut dia.

Komentar Galil ini memicu kemarahan dari komunitas minoritas Kristen Mesir. Nader Soubhi dari Gerakan Pemuda Kristen Koptik Ortodoks, menuntut Galil minta maaf.

”Kami orang Kristen tidak mengakui setiap aspek dari perawan Maria kecuali kesuciannya, kemurnian dan keperawanannya. Perawan Maria tidak akan pernah kehilangan salah satu (dari dirinya),” katanya seperti dikutip surat kabar Elaph, Sabtu (28/1/2017).

Maria atau Maryam adalah sosok yang dihormati di agama Islam. Dia diyakini telah mempertahankan kesuciannya sepanjang hidupnya.

Kelompok minoritas Kristen Koptik Mesir pernah jadi sasaran kekerasan dan kerusuhan setelah Presiden Mohammed Morsi digulingkan pada 2013. Komunitas Kristen Koptik kala itu dituduh berpihak dengan militer yang menggulingkan Morsi.

Pada bulan Desember 2016, layanan doa Minggu di Gereja Katedral Koptik di Kairo dibom dan menewaskan 27 orang. Salah satu korban adalah seorang gadis 10 tahun. Kala itu, kelompok ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.
(mas)
Berita Terkait
Tim Arkeolog Mesir Temukan...
Tim Arkeolog Mesir Temukan Sarkofagus Kayu Kuno di Situs Saqqara
Berfoto di Piramida...
Berfoto di Piramida Kuno, Model Asal Mesir Ditangkap
Melihat Koleksi Museum...
Melihat Koleksi Museum Nasional Peradaban Mesir di Kairo
6 Fakta tentang Alexandria,...
6 Fakta tentang Alexandria, dari Alexander Agung hingga Banyak Mitos
Pesta Kemenangan Rakyat...
Pesta Kemenangan Rakyat Senegal Juarai Piala Afrika 2021
67 Juta Warga Mesir...
67 Juta Warga Mesir Berhak Berikan Suaranya dalam Pemilihan Presiden Mesir
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
26 menit yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
50 menit yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
1 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
10 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
11 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
12 jam yang lalu
Infografis
Ilmuwan Klaim Temukan...
Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Peradaban Kuno di Planet Mars
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved