Trump Siapkan 2 Perintah Eksekutif Kurangi Peran AS di PBB
Kamis, 26 Januari 2017 - 18:55 WIB
Trump Siapkan 2 Perintah Eksekutif Kurangi Peran AS di PBB
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dilaporkan tengah mempersiapkan dua perintah eksekutif yang akan mengurangi peran negara adidaya itu di PBB. Perintah eksekutif ini juga berpotensi untuk dimulainya proses peninjauan dan membatalkan bentuk-betuk tertentu dari perjanjian bilateral.
Seperti dikutip dari New York Times, Kamis (26/1/2017), dua rancangan perintah eksekutif itu adalah Audit dan Mengurangi Pendanaan AS untuk Organisasi Internasional. Sedangkan perintah eksekutif lainnya adalah Moratorium Perjanjian Multilateral Baru.
Rancangan dua perintah eksekutif menunjukkan jika Trump berniat untuk mewujudkan janji kampanyenya menarik AS dari organisasi-organisasi internasional. Trump telah menyatakan keraguannya dengan perjanjian multilaretal seperti perjanjian iklim di Paris dan PBB.
AS selama ini menyediakan sekitar seperempat dari seluruh dananya untuk operasi penjaga perdamaian PBB yang jumlahnya lebih dari selusin, di Eropa, Afrika, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Asia. Setidaknya salah satu dari operasi ini, operasi di Lebanon selatan, langsung melayani
Amerika Serikat menyediakan sekitar seperempat dari seluruh dana untuk operasi penjaga perdamaian PBB, yang ada lebih dari selusin, di Eropa, Afrika, Amerika Latin, Timur Tengah dan Asia. Setidaknya salah satu dari ini, operasi di Lebanon selatan, langsung melayani kepentingan Israel dengan melindungi perbatasan utara negara itu, meskipun draft perintah itu tidak menggolongkan pemberian dana untuk melayani kepentingan Israel.
Seperti dikutip dari New York Times, Kamis (26/1/2017), dua rancangan perintah eksekutif itu adalah Audit dan Mengurangi Pendanaan AS untuk Organisasi Internasional. Sedangkan perintah eksekutif lainnya adalah Moratorium Perjanjian Multilateral Baru.
Rancangan dua perintah eksekutif menunjukkan jika Trump berniat untuk mewujudkan janji kampanyenya menarik AS dari organisasi-organisasi internasional. Trump telah menyatakan keraguannya dengan perjanjian multilaretal seperti perjanjian iklim di Paris dan PBB.
AS selama ini menyediakan sekitar seperempat dari seluruh dananya untuk operasi penjaga perdamaian PBB yang jumlahnya lebih dari selusin, di Eropa, Afrika, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Asia. Setidaknya salah satu dari operasi ini, operasi di Lebanon selatan, langsung melayani
Amerika Serikat menyediakan sekitar seperempat dari seluruh dana untuk operasi penjaga perdamaian PBB, yang ada lebih dari selusin, di Eropa, Afrika, Amerika Latin, Timur Tengah dan Asia. Setidaknya salah satu dari ini, operasi di Lebanon selatan, langsung melayani kepentingan Israel dengan melindungi perbatasan utara negara itu, meskipun draft perintah itu tidak menggolongkan pemberian dana untuk melayani kepentingan Israel.
(ian)