Korut: Jika Latihan Nuklir untuk Serang AS, Apa Respons Orang AS....

Kamis, 26 Januari 2017 - 08:54 WIB
Korut: Jika Latihan...
Korut: Jika Latihan Nuklir untuk Serang AS, Apa Respons Orang AS....
A A A
PYONGYANG - Seorang pejabat senior Korea Utara (Korut) mengumumkan bahwa militer Pyongyang siap menguji tembak rudal balistik antarbenua (ICBM) yang bisa membawa hulu ledak nuklir setiap saat dan di setiap tempat. Pejabat itu ingin tahu respons orang-orang Amerika Serikat (AS) jika pasukan latihan nuklir ke Kanada untuk menyerang AS.

Choe Kang Il, Wakil Direktur Umum untuk Urusan Amerika Utara di Kementerian Luar Negeri Korut mengumumkan kesiapan uji tembak ICBM, pada hari Rabu. Pengumuman itu menyusul klaim pemimpin Korut Kim Jong-un pada Tahun Baru bahwa uji tembak ICBM sudah dekat waktunya.

Choe mengatakan pengembangan senjata Korut sejatinya untuk menanggapi kebijakan bermusuhan dari AS. ”Langkah-langkah kami untuk meningkatkan arsenal nuklir kami semuanya (untuk tujuan) defensif,” katanya dalam wawancara dengan NBC, yang dikutip Kamis (26/1/2017).

“Untuk mempertahankan kedaulatan kami dan untuk mengatasi pemerasan nuklir yang gigih dan ancaman oleh AS terhadap negara kami,” ujar Choe.

Dia menambahkan bahwa Pyongyang akan terus mengembangkan senjata nuklirnya selama AS menjalankan latihan militer bersama dengan Korea Selatan.

“Bayangkan jika pasukan kami pergi ke Kanada dan Meksiko untuk melaksanakan latihan nuklir yang bertujuan untuk menyerang AS, apa respons yang Anda harapkan dari orang-orang Amerika?,” tanya Choe.

”Selama AS melakukan latihan militer bersama, kami akan meningkatkan kekuatan penangkal nuklir kami dan kekuatan serangan pendahuluan kami,” imbuh Choe.

Korur telah melakukan lima kali uji coba senjata nuklir, termasuk dua kali pada tahun lalu. Pada 2016, Korut juga menembakkan beberapa rudal balistik.

Manuver-manuver Korut itu membuat PBB menjatuhkan sanksi terhadap rezim Kim Jong-un. Namun, Pyongyang mengabaikan sanksi dan akan terus mengembangkan senjata nuklir selama AS masih menjadi ancaman.

Meskipun komentar Choe tersebut keras, namun dia menyatakan bahwa Korut masih membuka pintu untuk berdamai dengan AS.”Pemimpin tertinggi kami, Kim Jong-un, mengatakan meskipun telah bermusuhan dengan kita di masa lalu, jika AS menjadi ramah kepada kami, kami akan mengembangkan hubungan itu,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
13 menit yang lalu
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
1 jam yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
1 jam yang lalu
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
2 jam yang lalu
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
2 jam yang lalu
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
5 jam yang lalu
Infografis
Rusia Putuskan Sebar...
Rusia Putuskan Sebar Rudal Berkemampuan Nuklir untuk balas AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved