Ukraina Tolak Usulan Trump Kurangi Sanksi Rusia
Selasa, 24 Januari 2017 - 20:45 WIB
Ukraina Tolak Usulan Trump Kurangi Sanksi Rusia
A
A
A
HELSINKI - Presiden Ukraina mengatakan dunia harus mempertahankan sanksi untuk Rusia. Ia menolak usulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mempertimbangkan untuk mengurangi hukuman jika terbukti menjadi sekutu yang berguna.
Petro Proshenko mengatakan bahwa sanksi satu-satunya cara untuk membuat Rusia tetap di meja perundingan atas krisis di Ukraina timur. Barat menilai, krisis di wilayah Ukraina timur di picu oleh Moskow.
"Kami telah menikmati dukungan bipartisan yang sangat kuat dari AS selama tiga tahun terakhir. Kami tidak melihat alasan untuk mengubah situasi ini," kata Poroshenko seperti dikutip dari Reuters, Selasa (24/1/2017).
"Kami tidak melihat ada hubungan antara kemajuan di Timur Tengah dan situasi di Ukraina. Dengan situasi itu, satu-satunya cara yang efektif adalah sanksi, untuk memotivasi Federasi Rusia, Presiden Putin, berada di meja perundingan," tambah Poroshenko saat melakukan kunjungan ke Finladia.
Kolega Porshenko, Presiden Finlandia Sauli Niinisto mengatakan ia tidak berpikir AS telah mengubah kebijakannya atas sanksi terhadap Rusia. "Namun demikian, AS telah menempatkan sanksi sendiri, dan Uni Eropa telah membuat keputusan sendiri," tambahnya.
Petro Proshenko mengatakan bahwa sanksi satu-satunya cara untuk membuat Rusia tetap di meja perundingan atas krisis di Ukraina timur. Barat menilai, krisis di wilayah Ukraina timur di picu oleh Moskow.
"Kami telah menikmati dukungan bipartisan yang sangat kuat dari AS selama tiga tahun terakhir. Kami tidak melihat alasan untuk mengubah situasi ini," kata Poroshenko seperti dikutip dari Reuters, Selasa (24/1/2017).
"Kami tidak melihat ada hubungan antara kemajuan di Timur Tengah dan situasi di Ukraina. Dengan situasi itu, satu-satunya cara yang efektif adalah sanksi, untuk memotivasi Federasi Rusia, Presiden Putin, berada di meja perundingan," tambah Poroshenko saat melakukan kunjungan ke Finladia.
Kolega Porshenko, Presiden Finlandia Sauli Niinisto mengatakan ia tidak berpikir AS telah mengubah kebijakannya atas sanksi terhadap Rusia. "Namun demikian, AS telah menempatkan sanksi sendiri, dan Uni Eropa telah membuat keputusan sendiri," tambahnya.
(ian)