Menhan Inggris Tak Jawab Soal Rudal Trident Ditembakkan ke AS

Selasa, 24 Januari 2017 - 15:51 WIB
Menhan Inggris Tak Jawab...
Menhan Inggris Tak Jawab Soal Rudal Trident Ditembakkan ke AS
A A A
LONDON - Menteri Pertahanan (Menhan) Inggris Michael Fallon menolak menjawab apakah rudal balistik Trident yang ditembakkan dari kapal selam nuklir HMS Vengance salah arah dan menuju ke wilayah Amerika Serikat (AS). Dia juga membantah uji tembak rudal berbahaya itu gagal dan ditutup-tutupi dari publik.

Fallon membelokkan pertanyaan dari mantan menteri pertahanan dari Partai Buruh Kevan Jones, saat perdebatan pecah di parlemen Inggris. Perdebatan itu muncul setelah ada laporan bahwa uji tembak rudal balistik Trident pada Juli 2016 di lepas pantai Florida, AS, gagal.

Baca:
Terungkap, Inggris Panik saat Tes Rudal Kapal Selam Nuklir Gagal


Laporan pertama kali diterbitkan Sunday Times dengan sumber angkatan laut Inggris. Menurut laporan itu, uji tembak rudal balistik Trident yang biaya operasionalnya mencapai 17 juta poundsterling per unitnya, gagal. Sumber itu meyakini bahwa rudal yang ditembakkan kemungkinan salah sasaran di daratan Amerika, bukannya melesat melintasi Atlantik.

”Ada kepanikan parah bahwa peluncuran tes ini tidak berhasil. Tokoh senior di militer dan pemerintah meminta informasi itu tidak dipublikasikan,” kata sumber itu. Kepanikan terjadi karena kerusakan setiap rudal balistik bisa berpotensi menimbulkan korban yang menakutkan.

Baca juga:
Gagal Tes Rudal Kapal Selam Nuklir, Inggris Diledek Selevel Korut


Laporan itu telah membuat pemerintah Perdana Menteri Theresa May mendapat tekanan publik untuk berbicara secara terbuka tentang apa yang terjadi dengan uji tembak rudal tersebut. Namun, Fallon menyangkal laporan kegagalan uji tembak rudal Trident.

”Bertentangan dengan laporan di Sunday, HMS Vengeance dan awaknya berhasil menguji dan disertifikasi siap untuk kembali bergabung dengan siklus operasional,” kata Fallon.

”Kami tidak mengomentari detail dari operasi kapal selam,” ujar Fallon dalam perdebatan yang menolak menjawab pertanyaan apakah rudal itu menghantam wilayah AS atau tidak, sebagaimana dikutip Russia Today, Selasa (24/1/2017).
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
30 menit yang lalu
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
1 jam yang lalu
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
1 jam yang lalu
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
2 jam yang lalu
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
3 jam yang lalu
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved