Pelantikan Trump Dimeriahkan Konser Musik

Rabu, 18 Januari 2017 - 23:03 WIB
Pelantikan Trump Dimeriahkan...
Pelantikan Trump Dimeriahkan Konser Musik
A A A
WASHINGTON - Dua hari lagi presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan diangkat sumpahnya. Rangkaian pelantikan miliarder AS itu bakal meriah karena akan diwarnai konser musik seperti halnya yang dialami Barack Obama pada 2013 dan 2009 silam.

Tradisi konser music ini sudah turun-temurun digelar di kalangan politisi elite AS sejak era Franklin Roosevelt pada 1937. Dalam pelantikan pertama Obama yang bertema We Are One, musisi papan atas turut memeriahkan hari perayaan itu dengan penuh energik.

Nama-nama seperti Bruce Springsteen, Stevie Wonder, dan Beyonce hadir diatas panggung. Semarak serupa juga diyakini akan kembali tercipta di Capitol Hill, Washington, Jumat (20/1). DC Fire Department Emerald Society Pipes and Drums, Kings Academy Honor Choir, dan Republican Hindu Coalition juga akan menunjukkan bakat tersembunyi mereka dalam memainkan musik.

Mereka akan baris berbaris secara rapi dan tertib sambil memainkan aransemen dalam parade Voice of the People. Sejalan dengan moto kampanyenya, Trump akan mengibarkan tema pembukaan The Make America Great Again! Welcome Celebration. Sejauh ini, beberapa selebritas sudah melakukan konfirmasi dan dimasukkan dalam daftar bintang tamu perayaan pelantikan Trump.

Seperti dilansir Independent, di urutan pertama ada Toby Keith, seorang penyanyi aliran country. Dia mengaku tidak pernah ingin mengecewakan tanah airnya dan akan berkontribusi semampunya. ”Saya tidak punya alasan untuk tidak bernyanyi demi negeri ini,” ujar Keith. Kemudian juga akan hadir ayah Angelina Jolie, Jon Voight, yang merupakan pemeran film Midnight Cowboy.

Dia kemungkinan akan memberikan ucapan selamat ketimbang melantunkan lagu. Penyanyi kawakan AS seperti Tim Rushlow, Larry Stewart, dan Richie McDonald akan berkolaborasi dalam grup The Frontmen of Country. 3 Doors Down, Lee Greenwood, Jackie Evancho, dan DJ Ravi Drums juga akan menyumbangkan suara mereka dihadapan pendukung Trump.

Kelompok instrumental sensasional di YouTube, The Piano Guys, juga menyambut positif undangan dari timTrump. Performainiakan dilengkapi para penari dari Radio City Rockettes. Seorang pendukung Trump bernama Rob Cortis begitu antusias menyambut perayaan pelantikan CEO Trump Organization itu.

Dia bahkan berkeliling AS sambil menderek pelampung bertuliskan TRUMP dengan huruf besar. Cortis juga memasang beragam kebijakan Trump, seperti penembokan perbatasandanpersatuanbangsa. ”Saya mendereknya dengan mobil SUV. Saya berangkat dari Michigan dan berkeliling kota.

Saya sudah menjelajah 7.000 mil, termasuk menuju Florida. Di sana, lebih tepatnya di The Donalds Mar-a-Lago, Palm Beach, saya bertemu keluarga Trump. Kota tujuan saya selanjutnya ialah Washington,” paparnya, dilansir New York Post.
(esn)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
1 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
2 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
4 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
5 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
5 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
7 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved