Menteri Korsel Sebut Penempatan Patung Wanita Penghibur Tidak Pantas

Jum'at, 13 Januari 2017 - 17:18 WIB
Menteri Korsel Sebut...
Menteri Korsel Sebut Penempatan Patung Wanita Penghibur Tidak Pantas
A A A
SEOUL - Menteri Luar Negeri Korea Selatan (Korsel), Yun Byung-se menyatakan, penempatan patung wanita penghibur di depan kantor perwakilan Jepang di kota Busan sangatlah tidak pantas. Penempatan patung ini memicu kemarahan dari Jepang.
Berbicara saat melakukan pertemuan dengan Parlemen Korsel, Byung-se menuturkan, tidak ada yang salah dengan mendirikan patung untuk mengenang perempuan yang dipaksa bekerja di rumah bordil Jepang dalam Perang Dunia II. Namun, hal itu menjadi tidak benar dan tidak pantas, saat patung itu ditempatkan di depan kantor perwakilan Jepang.
"Masalah patung wanita penghibur di Busan sangat disayangkan. Pemerintah tidak menentang kehadiran patung itu, tapi saya pikir kita perlu memiliki kebijaksanaan pada masalah lokasi (penempatan patung)," ucap Byung-se, seperti dilansir Reuters pada Jumat (13/1).
Istilah wanita penghibur adalah eufemisme untuk wanita, dari Korsel, China, Filipina dan di tempat lain, yang dipaksa bekerja di rumah bordil militer Jepang. Aktivis Korea Selatan memperkirakan bahwa mungkin ada sebanyak 200 ribu wanita yang dijadikan wanita penghibur.
Terkait penenampatan patung, Jepang diketahui telah menarik Duta Besar dan Konsulat mereka di Korsel sebagai bentuk protes atas penempatan patung yang melambangkan korban perbudakan seks Jepang masa Perang Dunia II itu.
Juru bicara pemerintah Jepang, Yoshihide Suga mengumumkan langkah sementara pada konferensi pers bersama dengan langkah-langkah tambahan yang mencakup menunda diskusi ekonomi tingkat tinggi. "Pemerintah Jepang sangat menyesali situasi seperti ini," katanya pekan lalu.
(esn)
Berita Terkait
Bungkam Korea Selatan...
Bungkam Korea Selatan 2-0, Yordania Melenggang ke Final Piala Asia 2023
Nuansa Khas Korea Selatan...
Nuansa Khas Korea Selatan di Pusat Perbelanjaan
Atlet Olimpiade Korea...
Atlet Olimpiade Korea Selatan Ikuti Kamp Militer di Pohang
Menikmati Konser Virtual...
Menikmati Konser Virtual On The K:O dan Fan Signing, Seru!
10 Mahasiswa Indonesia...
10 Mahasiswa Indonesia Lolos Program Magang di Korea Selatan
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
23 menit yang lalu
5 Strategi Jitu Tingkatkan...
5 Strategi Jitu Tingkatkan Popularitas, PM Anwar Ibrahim Gunakan Kembaran ala PMX.AI
3 jam yang lalu
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
4 jam yang lalu
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
4 jam yang lalu
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
6 jam yang lalu
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
7 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved