Singapura Desak Hong Kong Kembalikan Kendaraan Tempur

Selasa, 10 Januari 2017 - 23:58 WIB
Singapura Desak Hong...
Singapura Desak Hong Kong Kembalikan Kendaraan Tempur
A A A
SINGAPURA - Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen kemarin mengatakan, Perdana Menteri (PM) Lee Hsien Loong telah meminta Kepala Eksekutif Hong Kong CY Leung untuk mengembalikan kendaraan tempur yang ditahan di pelabuhan sejak November lalu.

Sembilan kendaraan tempur pengangkut infanteri Terrex ditahan otoritas Hong Kong karena faktor lisensi. ”Otoritas Hong Kong memastikan penyidikan terus berjalan dan membutuhkan waktu untuk menyelesaikannya. Mereka akan menangani masalah ini sesuai dengan hukum mereka,” kata Ng dilansir Channel News Asia.

”Posisi hukum Terrex dan perlengkapan lain yang ditahan di Hong Kong adalah properti milik Pemerintah Singapura,” uhjarnya. Kendaraan tempur itu dilindungi imunitas kedaulatan, meskipun dikirimkan dengan kapal komersial. Dengan begitu, kendaraan itu secara hukum tidak boleh disita oleh negara lain. ”Itu merupakan prinsip yang diakui hukum internasional.

Kita telah diberi tahu pengacara bahwa hal itu merupakan hukum di Hong Kong,” tutur Ng. Militer Singapura sudah terbiasa memindahkan beragam kendaraan tempur dan peralatan perang dengan menggunakan pesawat atau kapal komersial ke seluruh dunia setiap tahun. Ng mengatakan, bukan hanya Singapura yang melaksanakan hal seperti itu, tetapi banyak negara di seluruh dunia yang menerapkannya.

”Selama 30 tahun prosedur pengiriman peralatan militer tidak pernah mengalami insiden penyitaan,” katanya. Hanya untuk kondisi khusus saja militer Singapura menghindari pengiriman dengan kapal komersial karena alasan khusus. ”Untuk pengiriman perlengkapan militer teknologi canggih dan sensor biasanya akan dilaksanakan langsung militer Singapura,” tuturnya.

Bagaimana Terrex? Ng mengungkapkan, bahwa Terrex bukan dalam kategori khusus. ”Anda bisa membeli Terrex dan peralatan pendukungnya di pasar terbuka. Itu bukan peralatan yang sensitif,” paparnya. Hong Kong memang terkenal sebagai otoritas yang kerap menyita peralatan tempur.

Pada 2010 lalu kendaraan tempur Korea Selatan seperti tank ringan juga pernah disita oleh Hong Kong, walau itu akhirnya dikembalikan. Bagaimana dengan peluang Singapura? ”Kita dan Hong Kong memiliki hubungan baik dan bersahabat,” jawab Ng.
(esn)
Berita Terkait
Takut Dilanda Kerusuhan,...
Takut Dilanda Kerusuhan, Singapura Tolak Masuk Aktivis Hong Kong
5 Kota Termahal untuk...
5 Kota Termahal untuk Ditinggali di Dunia, Nomor Satu Tetangga Indonesia
Dua Legislator Pro Demokrasi...
Dua Legislator Pro Demokrasi Hong Kong Diciduk Polisi
Bintang Porno Jepang...
Bintang Porno Jepang yang Pasang Tarif Rp306 Juta untuk Seks Ditangkap dalam Operasi Hong Kong
Warga Hong Kong Peringati...
Warga Hong Kong Peringati Setahun Bentrok Demonstran-Polisi
Demonstran Hong Kong...
Demonstran Hong Kong Gelar Aksi di Dalam Mall
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
2 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
4 jam yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
5 jam yang lalu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
7 jam yang lalu
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
7 jam yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
9 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved